Batamclick.com,
Pemerintah Kota (Pemkot) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), memberikan beasiswa kepada 34 pelajar asal wilayah hinterland atau luar daratan yang diterima di dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui kerja sama dengan mitra kampus.
Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah (Sekda) Kota Batam John Hendri mengatakan program tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkot Batam dengan Politeknik Negeri Batam (Polbatam) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi pelajar dari pulau-pulau penyangga.
“Tahun ini ada empat pelajar diterima di ITS dan 30 pelajar di Polibatam. Yang ke ITS ada empat dan saat ini sedang kami berangkatkan ke Surabaya,” kata John saat dihubungi di Batam, Kamis.
Ia menjelaskan empat penerima beasiswa di ITS berasal dari Pulau Karas, Pulau Galang, dan Pulau Terung.
Sementara penerima beasiswa di Polibatam berasal dari berbagai wilayah seperti Pulau Galang, Sekanak Raya, Pulau Pecong, Pulau Buluh, dan pulau lainnya.
Menurutnya, para penerima beasiswa mendaftar ke program studi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di Batam.
“Jurusan yang dipilih untuk dikerjasamakan memang disesuaikan dengan kebutuhan industri di Batam, seperti teknologi rekayasa pembangkit listrik, logistik perdagangan internasional, rekayasa keamanan siber, hingga teknologi rekayasa pengelasan dan fabrikasi,” ujarnya.
Selain membiayai Uang Kuliah Tunggal (UKT), Pemkot Batam juga menanggung biaya asrama, biaya hidup, serta pembinaan mahasiswa selama tinggal di asrama kampus.
John mengatakan besaran bantuan biaya hidup dibedakan antara mahasiswa yang kuliah di ITS Surabaya dan Polibatam karena mempertimbangkan lokasi pendidikan masing-masing.
“Selain UKT, mereka juga mendapatkan biaya hidup dan asrama. Di asrama juga ada pembinaan dari kampus yang seluruh biayanya ditanggung Pemkot Batam, khusus untuk mahasiswa hinterland,” katanya.
Ia menambahkan program beasiswa bagi pelajar hinterland merupakan kebijakan baru yang mulai disosialisasikan pada Mei 2026.
Sementara itu untuk program beasiswa bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu, proses seleksi masih berlangsung.
“Program untuk mahasiswa kurang mampu itu diperuntukkan bagi lulusan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang diterima di Polibatam dan Universitas Maritim Raja Ali Haji. Sekarang masih menunggu hasil,” katanya.
Persyaratan penerima beasiswa tersebut antara lain merupakan warga Batam yang dibuktikan dengan KTP dan Kartu Keluarga, lulusan SMA di Batam, terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan Desil 1 hingga 4 serta mengambil program studi yang telah ditetapkan dalam peraturan wali kota.
Di sisi lain John menyebut program beasiswa prestasi yang telah berjalan beberapa tahun juga terus berlanjut.
Pada 2026 sebanyak 13 pelajar Batam diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di tujuh perguruan tinggi negeri ternama di Pulau Jawa.
“Total penerima beasiswa prestasi hingga saat ini mencapai 173 mahasiswa yang tersebar di UI, ITB, ITS, Unpad, IPB, Undip, dan UGM,” katanya.
Sumber, Antara









