Batamclick.com,
Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, menggelar konsultasi publik guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat perbatasan tersebut.
Kepala Disnaskertrans Natuna Indra Joni di Natuna, Kepri, Kamis, mengatakan tujuan konsultasi publik untuk meminta masukan, pendapat, saran, atau tanggapan dari masyarakat dan pemangku kepentingan sebelum suatu kebijakan, program, atau layanan pemerintah ditetapkan atau diperbaiki.
“Kegiatan itu bertujuan untuk meningkatkan standar kualitas pelayanan bagi masyarakat selaku penerima layanan,” ucapnya.
Pada kegiatan yang dilakukan di Disnakertrans Natuna, Kamis itu pihaknya memaparkan jenis pelayanan publik kepada para peserta, tujuannya agar layanan bisa diketahui dan disebarkan ke masyarakat.
Ia menjelaskan di bidang ketenagakerjaan, pihaknya membuka layanan pembuatan kartu tanda bukti pendaftaran pencari kerja secara dalam jaringan, pendaftaran calon pekerja migran Indonesia (CPMI) dan penerbitan surat tanda daftar bursa kerja khusus (STD-BKK).
Sementara, di bidang transmigrasi dan hubungan industrial meliputi, penyelesaian perselisihan hubungan industrial (PHI) dan pemutusan hubungan kerja (PHK), pelayanan pengesahan peraturan perusahaan (PP) dan pelayanan fasilitasi pengurusan hak atas tanah transmigran.
“Setiap masukan dan saran telah kami rangkum untuk ditelaah dalam rangka perbaikan layanan ke depan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Transmigrasi dan Hubungan Industrial Disnakertrans Kabupaten Natuna Kartono menilai optimalisasi layanan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak termasuk swasta.
Ia menegaskan perlunya komitmen dari pihak perusahaan untuk mematuhi prosedur dan aturan ketenagakerjaan maupun industrial yang berlaku.
Adapun peserta yang hadir dalam kegiatan antara lain, perwakilan Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna, Dinas Kominfo Natuna, Sekretaris Camat Bunguran Timur, serta para Kepala Desa dari Desa Harapan Jaya, Desa Tapau, dan Desa Air Lengit.
Selain itu, perwakilan Yayasan Abdi Umat STAI Natuna, organisasi media, penerima layanan, serta pimpinan perusahaan dan perhotelan di Natuna, juga turut hadir.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi semua pihak untuk memberikan masukan yang konstruktif,” ucapnya.
Sumber, Antara









