Penyebab Harga Sembako Naik di Batam dipengaruhi oleh faktor musiman, gangguan rantai pasok, serta kondisi cuaca ekstrem. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Batam, DR H Amsakar Achmad.
Harga Naik Usai Natal dan Tahun Baru
Amsakar menjelaskan bahwa setiap selesai perayaan Natal dan Tahun Baru, harga komoditas strategis cenderung mengalami kenaikan. Ia menegaskan bahwa tren tersebut hampir selalu terjadi pada setiap tahun dan juga muncul pada hari besar keagamaan lainnya.
Menurutnya, lonjakan harga akan semakin terasa ketika momentum hari besar bertepatan dengan gangguan distribusi.
Daerah Pemasok Terdampak Bencana
Wali Kota Batam menyebut Batam sangat bergantung pada pasokan dari luar daerah. Ia menjelaskan bahwa Sumatera Barat dan Sumatera Utara menjadi pemasok utama cabai, sayuran, telur, dan daging ayam, sementara cabai juga banyak didatangkan dari Lombok.
Ketika daerah pemasok mengalami bencana, distribusi ke Batam menjadi terhambat dan berdampak langsung pada harga.
Cuaca dan Gelombang Laut Jadi Faktor Tambahan
Selain bencana, Amsakar menyoroti cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Curah hujan tinggi dan gelombang laut yang meningkat menyulitkan distribusi, khususnya untuk komoditas perikanan.
Ia juga mengingatkan potensi banjir rob akibat pasang laut tinggi yang perlu diwaspadai.
Upaya Pemkot Batam
Untuk menekan dampak kenaikan harga, Pemerintah Kota Batam menggelar bazar sembako murah dan melibatkan distributor dalam penyaluran bantuan pangan. Amsakar menyebut langkah tersebut berhasil membantu menekan inflasi daerah.









