Sebarkan Manfaat, BPJS Ketenagakerjaan Batam Bayarkan Klaim Rp425,9 Miliar

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya mencatat telah membayar klaim sebesar Rp425,9 miliar hingga 1 September 2025 kepada peserta melalui berbagai program perlindungan sosial ketenagakerjaan.
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya mencatat telah membayar klaim sebesar Rp425,9 miliar hingga 1 September 2025 kepada peserta melalui berbagai program perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Perlindungan Nyata dari BPJS Ketenagakerjaan

Perlindungan sosial ketenagakerjaan semakin dirasakan nyata oleh para pekerja di Batam. Hingga 1 September 2025, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya mencatat telah membayar klaim sebesar Rp425,9 miliar kepada peserta dari berbagai program. Angka ini mencerminkan betapa pentingnya jaminan sosial dalam memberikan rasa aman bagi pekerja, baik di sektor formal maupun informal.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Nagoya, Suci Rahmad, menjelaskan bahwa pembayaran klaim terbesar masih didominasi oleh program Jaminan Hari Tua (JHT).

“Hingga September, klaim JHT telah diberikan kepada 28.243 orang dengan total Rp326,6 miliar. Untuk program Jaminan Kematian (JKM), manfaat diberikan kepada 479 orang dengan nilai Rp10,1 miliar,” ungkapnya.

Ragam Program yang Dirasakan Peserta

Selain JHT dan JKM, BPJS Ketenagakerjaan juga menyalurkan manfaat dari program lain. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) telah membantu 12.099 orang dengan nilai Rp75,9 miliar. Jaminan Pensiun (JP) diberikan kepada 342 peserta senilai Rp5,8 miliar, sedangkan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) telah cair untuk 1.963 orang dengan total Rp5,5 miliar.

Tak hanya itu, ada pula manfaat beasiswa pendidikan yang berkelanjutan. Hingga kini, sebanyak 495 penerima manfaat telah memperoleh total Rp1,7 miliar. “Beasiswa ini terus bertambah setiap tahun karena sifatnya berkelanjutan. Artinya, keluarga peserta juga ikut merasakan manfaat perlindungan ini,” jelas Suci.

Peserta Terus Bertambah

Suci menambahkan, jumlah pekerja sektor informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) yang telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Batam mencapai 52.455 orang. Sedangkan untuk peserta penerima upah, capaian tahun ini hampir menyentuh target.

“Target peserta penerima upah pada 2025 sebanyak 267 ribu orang. Hingga September, sudah terdaftar 255 ribu atau sekitar 95 persen. Capaian ini menjadikan Batam-Nagoya sebagai salah satu penopang utama Kantor Wilayah Sumatera Barat-Riau-Kepri,” katanya.

Menurutnya, pencapaian ini tidak lepas dari iklim investasi di Batam yang terus berkembang. Semakin banyak perusahaan hadir, semakin besar pula kesadaran akan pentingnya perlindungan sosial bagi pekerja.

Ajakan untuk Daftar dan Terlindungi

Melihat capaian tersebut, Suci berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mendaftarkan diri. “Harapan kami, seluruh pekerja baik formal maupun informal terlindungi dalam jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang ingin mendaftar agar langsung datang ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan Batam Nagoya atau menghubungi nomor 081266809445 dan 08126633002 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Penulis: Kantor Berita AntaraEditor: Papideddy