QRIS Membuka Gerbang Kepri, Kenyamanan Belanja bagi Wisatawan Lintas Negara

BATAMCLICK.COM: Di tepi perbatasan Kepulauan Riau yang selalu ramai, denyut nadi pariwisata kini semakin hidup. Wisatawan dari Malaysia, Singapura, dan Thailand tak lagi dibayangi kerumitan tukar menukar uang atau kerepotan mencari mesin ATM. Semua itu kini menjadi lebih mudah, berkat kehadiran QRIS lintas negara.

Pagi itu di Batam, Adidoyo Prakoso, Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri, bercerita tentang semangat yang melatarbelakangi inisiatif ini. “Kami ingin wisatawan merasakan kehangatan sambutan Kepri sejak langkah pertama mereka,” ujarnya sambil tersenyum. QRIS lintas negara, katanya, bukan hanya alat transaksi, tapi simbol keterbukaan dan keramahan yang menjadi ciri khas Kepri.

Sepanjang Januari hingga April 2025, pertumbuhan transaksi lintas negara mencatatkan angka yang mengesankan. Dari Malaysia, tercatat lebih dari 21 ribu transaksi senilai hampir Rp7 miliar. Wisatawan Singapura pun meramaikan belanja di Kepri, dengan transaksi mencapai 4.883 kali senilai Rp1,69 miliar. Sementara dari Thailand, walau angkanya lebih kecil, pertumbuhannya melonjak hingga 761 persen.

Adidoyo menekankan bahwa QRIS kini bukan hanya menjadi sarana pembayaran, tapi juga bagian dari pengalaman wisata yang lebih mudah dan nyaman. “QRIS benar-benar memudahkan para pelancong. Mereka tak perlu repot bawa uang tunai—cukup scan, dan semua urusan selesai,” katanya.

Semangat untuk terus memperluas layanan ini juga tak pernah padam. BI Kepri sudah bersiap menjalin kerja sama agar QRIS Indonesia bisa digunakan di Arab Saudi, Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok. “Kami ingin wisatawan Indonesia yang ke sana juga merasakan kemudahan yang sama,” kata Adidoyo.

Ia menyadari bahwa beberapa negara, seperti Amerika Serikat, kini tengah mengembangkan sistem QR mereka sendiri. Namun Adidoyo optimistis, QRIS Indonesia cukup kuat dan efisien untuk menghadapi tantangan global. “Kita harus bangga dengan apa yang kita miliki,” ujarnya mantap.

Tak hanya duduk di balik meja, tim BI Kepri juga bergerak aktif menyosialisasikan penggunaan QRIS lintas negara. Mereka mendatangi pelabuhan internasional, Bandara Hang Nadim, bahkan bioskop CGV. “Kami ingin setiap wisatawan tahu: mereka bisa belanja dan bertransaksi dengan mudah begitu tiba di Kepri. Ini akan meningkatkan kenyamanan mereka, dan jadi kenangan manis selama berkunjung ke sini,” kata Adidoyo.

Di setiap transaksi yang terekam, ada cerita yang lebih besar: tentang kebersamaan, tentang kemudahan yang menembus batas negara, dan tentang harapan Kepri untuk selalu menjadi tuan rumah yang hangat bagi siapa saja.(lin)