Airlangga Yakin Desa Wisata Mampu Naikkan Devisa Negara

Airlangga Hartarto Desa Wisata Indonesai
Airlangga Hartarto Desa Wisata Indonesai

BATAMCLICK.COM: Pemerintah terus mendorong sektor pariwisata, khususnya pengembangan desa wisata berdaya saing global, sebagai upaya untuk meningkatkan penerimaan devisa dan penyerapan tenaga kerja nasional.

Keterangan resmi Kemenko Perekonomian di Jakarta, Senin (31/10/2022) menyatakan, Malam Anugerah Desa Wisata 2022 sebegai salah satu upaya membangkitkan periwisata di daerah-daerah oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dalam kesempatan ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, termasuk 3.419 desa wisata dari seluruh Indonesia, dan desa wisata yang masuk 50 besar terbaik.

BACA JUGA:   Liverpool Vs MU: Solskjaer Menanti Fred untuk Fit

“Saya harap, setiap desa atau daerah perlu untuk mencermati sektor-sektor strategis dan potensial, serta mampu mengembangkan nilai manfaat serta menghasilkan produktivitas yang tinggi bagi perkembangan daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Airlangga.

Sebagai informasi, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 510.246 kunjungan pada Agustus 2022, yang merupakan capaian tertinggi dalam satu tahun terakhir.

Selain itu, lapangan usaha penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh 9,76 persen year on year (yoy) pada triwulan II- 2022.

Sehingga, capaian ini pun berdampak terhadap perekonomian Indonesia yang tumbuh cukup resilien di atas 5 persen selama tiga kuartal terakhir. Selain itu, Airlangga juga mengatakan tingkat inflasi yang masih dapat terkendali di tengah lonjakan inflasi di berbagai negara.

BACA JUGA:   Turut Berjuang Bersama TNI,Mbah Ngarji Bergabung Di Sektor Betonisasi Jalan

“Kita bersyukur pariwisata Indonesia menurut World Economic Forum naik pesat. Hanya dalam waktu 18 bulan, peringkat wisata Indonesia melesat ke urutan 32, dari sebelumnya di urutan 44. Untuk pertama kalinya Indonesia berada di atas Malaysia, Thailand, dan Vietnam dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2021,” ujar Airlangga.

Lebih lanjut, Airlangga berpesan agar semua pihak dapat memanfaatkan momentum pertumbuhan sektor pariwisata secara optimal.

Menurut dia, semua pihak perlu terus berinovasi mewujudkan desa wisata berdaya saing global, sehingga dapat menarik wisatawan mancanegara, serta mampu bersaing di tingkat global.

BACA JUGA:   Pelaku Pariwisata, Budaya, Ekraf Terima Dosis Vaksin Kedua

“Dari desa untuk Indonesia bangkit,” katanya.

Sumber Antara