Menggali Sejarah Klenteng Yuan Tien Shang Di, Destinasi Wisata Religi yang Mengagumkan di Kepulauan Riau

**BATAMCLICK.COM**: Banyak bangunan-bangunan kuno yang pantas masuk dalam objek Cagar Budaya di Kepulauan Riau. Bangunan-bangunan peninggalan sejarah ini masih berdiri kokoh dan terawat dengan baik, bahkan keberadaannya mampu menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke sana. Salah satunya adalah Klenteng Yuan Tien Shang Di, yang terletak di Senggarang, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Tempat ibadah umat Buddha ini diperkirakan dibangun sejak era Dinasti Qing, sekitar tahun 1716 Masehi. Konon, klenteng ini dibangun langsung oleh utusan kerajaan dari Tiongkok.

Sejak didirikan, klenteng ini menjadi pusat ibadah pemeluk agama Buddha, bukan saja yang ada di Kepulauan Riau, tapi juga negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Bahkan, kapal-kapal kerajaan Tiongkok yang melintas di Selat Malaka sering menyinggahi Pulau Senggarang sebagai tempat mengambil air bersih dan beribadah.

BACA JUGA:   Kunker ke Ranting Polsek Batu Ampar, Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Kota Barelang Hati-hati Bermedsos, Hiduplah Sederhana dan jaga keluarga

Awalnya, klenteng yang ada di Senggarang hanya satu, yaitu Yuan Tien Shang Di. Namun, sejak tahun 1980 hingga 1990-an, pengurus tempat ibadah tersebut membangun tiga klenteng lagi sebagai pelengkap dan untuk menjawab ramainya umat Buddha dari dalam dan luar negeri yang ingin berdoa di klenteng tersebut.

Ameng, salah seorang penjaga klenteng ini, menjelaskan bahwa selain Klenteng Yuan Tien Shang Di, kini ada Klenteng Tiang Xi Kong, Ma Xo, dan yang terakhir dibangun adalah Vihara Dharma Sasana yang terletak di bagian atas.

Menurut Ameng, Klenteng Yuan Tien Shang Di, Klenteng Tiang Xi Kong, dan Vihara Dharma Sasana dikhususkan untuk sembahyang meminta keselamatan.

“Yang berbeda itu hanya Klenteng Ma Xo, ini maksudnya orang pekerja cari makan di laut, sembahyang di klenteng ini,” ungkap Ameng.

BACA JUGA:   Kesiapan Anggota, Dandim Ambil Apel Pagi

Dewa di Klenteng Ma Xo, menurut Ameng, diyakini memberikan rezeki yang berlimpah-limpah kepada siapa saja yang bermata pencaharian sebagai nelayan atau yang berkaitan dengan laut seperti transportasi laut dan sebagainya.

Sebagai tempat beribadah, klenteng ini juga dilengkapi dengan sejumlah patung umat Buddha, mulai dari patung Buddha dalam berbagai pose, patung Dewi Kwan Im, patung Sang Go Kong, dan lain sebagainya.

Ayo Bersama Kita Viralkan

Kadis Pariwisata Provinsi Kepri, Guntur Sakti

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti S.Sos, M.Si, mengajak semua pihak untuk memviralkan destinasi wisata yang ada di Kepulauan Riau, termasuk destinasi wisata religi seperti Klenteng Yuan Tien Shang Di yang ada di Senggarang, Kota Tanjungpinang.

“Di era digital seperti saat ini, saya pikir everybody is a media company, semua orang adalah media yang bisa menyampaikan kepada publik melalui kanal-kanal media sosial. Jadi saya ajak seluruh masyarakat, seluruh golongan, ayo kita berlomba-lomba memviralkan destinasi-destinasi wisata yang ada di Kepulauan Riau,” ajaknya.

BACA JUGA:   PWI Kepri Bergerak: Tanam 50 Ribu Bibit Mangrove Jelang HPN

Semakin banyak warga Kepulauan Riau yang memposting destinasi-destinasi wisata termasuk wisata religi, maka dipastikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Kepulauan Riau akan meningkat secara signifikan.

Ia juga berharap, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten/Kota yang ada di Kepulauan Riau dapat berlomba-lomba mempromosikan destinasi-destinasi wisata yang ada di daerahnya.

“Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten/Kota harus mempromosikan semua destinasi dan daya tarik wisata di daerahnya masing-masing, baik melalui Paid Media, Owned Media, Social Media, dan Endorser,” ujar Guntur.(advertorial)






Penulis: DedeEditor: Abim