Batamclick.com,
Rutan Kelas I Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memfasilitasi program pembinaan kemandirian ekonomi bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) melalui produksi keripik pisang dalam bentuk kemasan plastik.
Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan Rutan Kelas I Tanjungpinang Shabril Huda mengatakan camilan olahan pisang tersebut diproduksi langsung warga binaan di bawah pendampingan petugas.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke tengah masyarakat,” kata Shabril di Tanjungpinang, Kepri, Kamis.
Ia menyebut seluruh proses produksi, mulai dari pengolahan bahan baku hingga pengemasan dilakukan secara terarah dengan pendampingan petugas rutan guna memastikan kualitas produk tetap terjaga.
Dalam satu kali produksi, kata dia, warga binaan mampu menghasilkan sekitar 50 bungkus keripik pisang. Produk itu dikemas menggunakan wadah yang menarik sehingga siap dipasarkan kepada masyarakat.
Keripik pisang dipasarkan kepada para pengunjung Rutan Kelas I Tanjungpinang serta berbagai kegiatan dan event sebagai bentuk promosi hasil karya warga binaan.
Shabril menyampaikan program pembinaan kemandirian ini tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan kepada warga binaan, tetapi juga menumbuhkan semangat produktif, tanggung jawab, dan kemandirian.
“Keripik pisang merupakan salah satu hasil pembinaan yang menunjukkan bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk berkualitas dan memiliki nilai jual,” ujarnya.
Shabril menyampaikan Rutan Kelas I Tanjungpinang berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang produktif dan berkelanjutan sebagai bagian dari proses pembinaan sekaligus mendukung terwujudnya warga binaan yang lebih mandiri, terampil, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.
Sumber, Antara









