Kekuatan Baru Politik Kepri, Rosdale dan Dutamas Bersatu?

BATAMCLICK.COM: Secara mengejutkan, Dr Soerya Respationo SH MH, hadir di acara Peluncuran Sistem Perizinan Terpadu yang ditaja oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Soerya hadir sebagai tokoh utama Provinsi Kepri, bersama Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak.

Mantan Wakil Gubernur Kepri itu datang dengan stelan kemeja maroon dengan celana hitam.

Kehadiran pria yang akrab disapa Romo ini, sangat dihargai oleh Kepala BP Batam, HM Rudi, sebagaimana ia juga menghargai Ibu Sri Sudarsono sebagai istri dari pelopor pembangunan Batam, dan jajaran Forkompinda baik Kepri maupun Batam.

Bahkan saat MC terlupa menyapa nama Soerya dan Jumaga, Rudi buru-buru berdiri dari tempat duduknya dan membisikkan beberapa patah kata ke telinga jumaga dan Soerya.

Diperkirakan kalimat yang dibisikkan permohonan maaf atas kekhilafan MC yang terlewat dalam menyapa tamu undangan.

BACA JUGA:   Dit Reskrimum Polda Kepri Berhasil Amankan Tiga Orang Tersangka Tindak Pidana Perdagangan Orang

Reaksi Rudi tersebut jelas memunculkan berbagai presepsi dari tamu dan undangan yang hadir.

Sebagian menebak-nebak kalau Rudi dan Romo akan membangun komitmen dan berkoalisi pada perpolitikan di Kepri.

Ini tentu hal tidak biasa, karena kedua kubu ini, Rudi dengan sebutan kubu Rosdale dan Soerya Respationo dengan kubu Dutamas, baru saja habis “bertempur’ pada Pilkada baik di Batam maupun tingkat Kepri.

Penekanan Tombol peluncuran Sistem Perizinan terpadu BP Batam. Foto: Martua

Tak samapi disitu, “Karpet merah” diberikan Rudi saat penekanan tombol tanda peluncuran Perizinan Terpadu BP Batam.

Romo Soeryo diminta untuk berduet dengannya, saat penekanan tombol digital di layar TV raksasa di atas panggung itu.

Padahal lebih dari 10 orang yang diminta naik ke atas panggung, ada Wakil Gubernur Kepri, Hj Marlin Agustina, ada Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, ada ibu Sri Sudarsono dan Forkompinda lainnya.

BACA JUGA:   Sidak di PT Warlbor, DPRD Batam Pergoki 15 Tenaga Kerja Asing

Namun, hanya Rudi dan Soerya yang menekan tombol peluncuran secara bersama-sama.

Saat memberi pemaparan pencapaian BP Batam selama 2 tahun kepemimpinannya, Rudi kembali memberikan tempat khusus bagi Soerya Respationo.

Nama bapaknya wong cilik itu disapa terpisah dari nama-nama hadirin lainnya.

Nama Soerya disebut Rudi dengan awalan kata yang dimuliakan dan dibanggakan, begitu juga dengan nama Sri Sudarsono.

Dari bahasa tubuh dan kedekatan yang ditunjukkan oleh Rudi dan Soerya, saat berada di kegiatan tersebut, bukan tidak mungkin dua kekuatan besar politik Kepri ini akan bersatu menuju 2024.

Soerya Resptiono seorang politisi ulung dan santun. Dia menakhodai partai yang kini menjadi pemimpin bukan saja di Batam, Kepri tapi juga di Indonesia.

Sementara Rudi dikenal sebagai politisi handal dan ulet. Gerak langkah politiknya selalu memenuhi target dan tak lari dari perhitungan.

BACA JUGA:   Realisasi PMA Naik 35,7 Persen di Triwulan I 2022

Rudi saat ini menjadi Ketua DPD Partai Nasdem Kepri. Dalam peta politik di Bunda Tanah Melayu ini, partai nasdem masuk dalam 4 besar.

Sudah bisa dibayangkan jika kedua mesin partai ini bersatu pada pesta demokrasi 2024 mendatang.

Merah dan Biru bercampur menjadi satu.(bos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *