BP Batam dukung pengembangan KEK Tanjung Sauh wujudkan PLTU 300 MW

Batamclick.com,
Badan Pengusahaan (BP) Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh yang saat ini sedang membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas tahap pertama sebesar 300 megawatt (MW).

“Sinergi ini mendukung percepatan pengembangan KEK Tanjung Sauh untuk mewujudkan Batam sebagai kawasan investasi yang semakin berdaya saing, sekaligus memperkuat posisi Tanjung Sauh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru,” kata Kepala BP Batam Amsakar Achmad dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Jumat.

BP Batam menyatakan komitmen dalam mempercepat realisasi investasi melalui penandatanganan dua nota kesepahaman.

Nota kesepahaman pertama ditandatangani antara BP Batam dan PT. Nusatama Properta Panbil tentang Dukungan Investasi dan Percepatan Perizinan di KEK Tanjung Sauh yang ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Komisaris Utama PT Nusatama Properta Panbil Johanes Kennedy Aritonang.

Selain itu, turut ditandatangani nota kesepahaman antara PT. PLN Batam dan PT. Panbil Utilitas Sentosa tentang Kerja Sama Penguatan Keandalan Sistem Kelistrikan PLN Batam.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT. PLN Batam, Kwin Fo dan Direktur Utama PT Panbil Utilitas Sentosa, Frans Richard Leonard.

“Semoga kerja sama dan kontribusi yang kita bangun bersama ini mampu memberikan manfaat nyata bagi percepatan investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Amsakar.

Chairman Panbil Group Johanes Kennedy Aritonang mengatakan Panbil Group saat ini tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Sauh dengan kapasitas tahap pertama sebesar 300 megawatt (MW) yang ditargetkan mulai memasok listrik ke Batam dan Bintan pada Desember 2026. Sementara unit kedua dijadwalkan beroperasi pada Maret 2027.

“Keberadaan PLTU Tanjung Sauh didukung oleh lokasi yang strategis dan terintegrasi dengan sistem kelistrikan yang telah ada, sehingga mampu saling melengkapi dengan PLTU Tanjung Kasam,” ujar Johanes.

Johanes mengapresiasi dukungan BP Batam dalam mendorong percepatan pengembangan KEK Tanjung Sauh sebagai destinasi industri baru sekaligus hub energi dan logistik yang akan memperkuat daya saing Batam di tingkat regional.

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo mengatakan kehadiran pembangkit listrik di Tanjung Sauh akan menjadi tambahan pasokan yang penting bagi sistem kelistrikan Batam di tengah meningkatnya kebutuhan energi, seiring dengan meningkatnya di sektor industri maupun rumah tangga.

“Pertumbuhan investasi membutuhkan pasokan listrik yang semakin besar dan andal. Di sisi lain, kebutuhan listrik dari sektor industri maupun rumah tangga juga terus meningkat. Karena itu, kehadiran KEK Tanjung Sauh menjadi angin segar bagi PLN Batam dalam menjaga keandalan pasokan listrik,” kata Kwin.

Sumber, Antara