Kemendagri perkuat transformasi enam SPM Posyandu di Kepri

Batamclick.com,
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat, Desa, PKK, dan Posyandu berkomitmen memperkuat implementasi transformasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

“Komitmen ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Posyandu memiliki peran strategis dalam menghadirkan pelayanan dasar yang saling terintegrasi dan benar-benar dibutuhkan masyarakat,” kata Pembina Kesekretariatan Posyandu Pusat Yane Adrian Bima Arya di Tanjungpinang, Kepri, Jumat.

Yane yang juga istri Wamendagri Bima Arya itu mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepri atas komitmennya dalam mendukung transformasi enam bidang SPM Posyandu, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat (trantibumlinmas), serta sosial.

Menurutnya karakteristik Kepri sebagai provinsi kepulauan menjadikan keberadaan Posyandu semakin penting agar pelayanan dasar dapat menjangkau masyarakat hingga ke wilayah-wilayah terluar.

Ia berharap Posyandu di Kepri dapat menjadi contoh bagi daerah kepulauan lainnya dalam mengembangkan pelayanan masyarakat yang terintegrasi.

“Keberhasilan transformasi Posyandu di Kepri akan menjadi bukti nyata sinergi pemerintah, kader, dan masyarakat dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia turut mengungkapkan hingga saat ini terdapat 13.353 Posyandu di Indonesia yang telah terverifikasi dan teregistrasi. Sementara di Kepri terdapat 1.398 Posyandu yang telah terverifikasi, dengan 238 Posyandu masih dalam proses verifikasi.

Dia mengajak seluruh pemerintah daerah dan kader Posyandu mempercepat proses registrasi dan verifikasi supaya seluruh Posyandu masuk ke dalam basis data nasional.

“Langkah ini penting guna memperkuat tata kelola, meningkatkan kapasitas kader, serta mendukung pengembangan Posyandu yang semakin profesional dan berkualitas,” tuturnya.

Sementara, Pembina Posyandu Provinsi Kepri Dewi Kumalasari menyampaikan transformasi Posyandu melalui penerapan enam bidang SPM diharapkan mampu memastikan pelayanan dasar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Transformasi Posyandu yang mengintegrasikan enam bidang SPM diharapkan menjadi bukti bahwa pelayanan dasar pemerintah dapat diterima masyarakat secara lebih optimal,” ujarnya.

Dewi menyebut kader Posyandu merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan enam bidang SPM tersebut. Posyandu ke depan tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak, tetapi juga menjadi simpul pelayanan dasar masyarakat.

Pemerintah daerah bersama pemerintah pusat berkomitmen terus memperkuat peran Posyandu dalam rangka memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.

Sumber, Antara