Dishub: Bus Trans Batam jadi pilihan transportasi ekonomis warga

Batamclick.com,
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyebut Bus Trans Batam menjadi pilihan transportasi umum yang ekonomis untuk masyarakat, seiring dengan meningkatkan biaya hidup dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang terjangkau.

Kepala Dishub Kota Batam Leo Putra saat dihubungi di Batam, Senin, mengatakan Trans Batam hadir sebagai solusi transportasi yang efisien.

“Biaya ekonomi lebih tinggi sekarang, dengan ada banyak efisiensi dan masyarakat ingin fasilitas yang ekonomis. Trans Batam hadir untuk melayani masyarakat. Dishub Batam tetap memberi harga terjangkau untuk masyarakat dengan tarif flat umum Rp5 ribu dan untuk pelajar Rp2.500,” ujar dia.

Kepala UPT Trans Batam Bambang Sucipto mengatakan terdapat tren peningkatan penumpang pada tahun 2026 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Terjadi peningkatan sekitar 20 persen jumlah penumpang 2026 dibandingkan tahun 2025. Peningkatan signifikan terjadi pada Koridor 2 Tanjung Uncang-Batam Center (BTC), Koridor 8 Punggur-Jodoh, Koridor 1 Sekupang-BTC, dan Koridor 3 Sekupang-Jodoh,” kata Bambang.

Sebelumnya, Dishub Batam telah menambah armada 19 bus trans Batam untuk memperkuat beberapa koridor bus dan meminimalisir waktu tunggu untuk para penumpang.

Seluruh transaksi untuk pembayaran tiket Trans Batam saat ini telah menggunakan sistem nontunai atau cashless. “Pembayaran tiket Trans Batam sudah 100 persen cashless terhitung sejak 2023. Penggunaan QRIS dan uang elektronik perbankan saat ini hampir berimbang,” ujar dia.

Pembayaran dapat dilakukan dengan sistem e-ticketing menggunakan kartu beberapa mitra bank, seperti BRIZZI, QRIS, dan aplikasi seperti OVO dan Go-Pay.

Dari sisi profil pengguna, Bambang menyebut mayoritas penumpang Trans Batam berasal dari kalangan umum yang mencapai sekitar 80 persen, dengan sisanya diisi oleh segmen pelajar.

Untuk tahun 2026, Dishub Batam juga menargetkan pendapatan dari layanan Trans Batam mencapai sekitar Rp15 miliar. Selain itu, Trans Batam juga bersiap membuka layanan menuju Bandara Internasional Hang Nadim.

“Dijadwalkan mulai tanggal 1 Juli. Ini merupakan pengembangan dari Koridor 7 yakni BTC-Nongsa,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, titik layanan di kawasan bandara diharapkan memudahkan penumpang yang baru tiba di Batam maupun yang ingin pergi ke bandara.

“Rencananya drop-off akan di pintu kedatangan,” katanya.

Sumber, Antara