Terkena Bujuk Rayu, Ini Kronologi S Ngaku Dilecehkan Ayah Taqy Malik

BATAMCLICK.COM: Wanita berinisial S mengungkap awal mula pertemuan dengan Mansyardin Malik yang berujung kasus pelecehan. S mengaku bertemu dengan Mansyardin pada 2019 saat dirinya dan ayah Taqy Malik itu menjadi rekan bisnis jual beli rumah.

Sebelum menjadi rekan bisnis, S dan Mansyardin sempat bertemu di sebuah pengajian. Saat itu Mansyardin bahkan membawa istri dan anak-anaknya.

S kemudian melakukan pertemuan dengan Mansyardin di sebuah hotel. Tak terikat hubungan istimewa apa pun, S mengaku malah diperlakukan tak sewajarnya oleh Mansyardin hingga ia menganggapnya sebagai pelecehan.

“Di sebuah hotel (pelecehan itu terjadi). Tapi yang jelas ibu S sudah diperlakukan tidak sepantasnya. Jadi ini pengakuan ibu S dan dia merasakan psikis, perasaan yang sangat mendalam, kejiwaannya patut terganggu juga. Karena dia juga tidak berhubungan apa-apa lagi setelah itu. Misal dinikahi, tapi ini kan tidak,” ujar Eri Kartanegera selaku tim kuasa hukum S saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/9).

BACA JUGA:   Polisi Tangkap Provokator Demo Tolak PPKM Darurat yang Ricuh di Kota Pasuruan

Sunan Kalijaga yang menjadi tim kuasa hukum S pun angkat bicara. Sunan menyebutkan bahwa kliennya telah terkena bujuk rayu dari Mansyardin.

“Jujur ya, ibu ini mendapatkan psikisnya. Jadi dia sampaikan sama saya juga dengan rasa-rasa yang sungguh kecewa dan sedih ya kenapa seorang wanita seperti ibu ini yang bisa dikatakan menjadi korban bujuk rayu. Korban bujuk rayu sehingga suatu perbuatan yang diharamkan, dilarang oleh agama itu bisa sampai terjadi,” ungkap Sunan.

S dan tim kuasa hukumnya kini melaporkan Mansyardin ke Komnas Perempuan. Penyebabnya, Mansyardin disebut masih memiliki istri sah saat melecehkan S di sebuah hotel.

BACA JUGA:   Polisi: Ayah Perkosa Anak Tiri Mengaku Demi Tingkatkan Ilmu Dukun

“Kita ke Komnas Perempuan ini kita minta hak-hak perempuan agar dilindungi dan tidak terjadi lagi korban-korban selanjutnya. Kalau kita melihat seperti ini, wajah kita melihat ada indikasi kelainan. Ini penyakit. Oh seperti ini yang selalu bawa-bawa agama Islam?,” tegas Eri Kartanegara.

S juga berencana membawa kasus pelecehan yang disebut dilakukan Mansyardin itu ke polisi.

“Setelah ini kami tidak menutup kemungkinan akan melakukan upaya hukum. Karena di sini juga termasuk diatur Undang-undang untuk melakukan sebuah laporan ke kepolisian, yaitu delik aduan,” kata Eri.

BACA JUGA:   Pemerintah Buka 1.275.387 Formasi untuk CPNS 2021

Sebelumnya S mengaku memang tak memiliki hubungan istimewa sama sekali dengan Marsyadin. Ia dan ayah Taqy Malik tersebut hanya sekadar rekan bisnis jual beli rumah.(syt)

sumber:insertlive