Batamclick.com, Kelarik — Pemerintah Kabupaten Natuna memboyong lima dokter spesialis dari RSUD Natuna untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat Desa Kelarik Utara, Kecamatan Bunguran Utara, Kamis (20/8/2026).
Pemeriksaan kesehatan terpadu yang dipusatkan di SD Negeri 003 Kelarik Utara tersebut ditinjau langsung oleh Bupati Natuna Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati Jarmin Sidik. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan aksi intervensi serentak pencegahan stunting.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, menjelaskan bahwa pelibatan dokter spesialis merupakan komitmen Pemkab Natuna dalam mendekatkan fasilitas medis spesialistik kepada warga desa yang jauh dari Ranai, ibu kota kabupaten.
“Kami berupaya agar masyarakat mau memeriksakan kondisi tubuhnya sejak awal tanpa harus menunggu ada keluhan. Melalui pemeriksaan dini, penyakit dapat terdeteksi dan ditangani lebih cepat. Pemda ingin selalu memberikan pelayanan terbaik, termasuk bagi warga di Kelarik,” ujar Cen Sui Lan.
Layanan Spesialis dan Respons Antusias Warga
Layanan kesehatan jemput bola ini menyediakan pemeriksaan medis lengkap yang jarang ditemui di fasilitas tingkat pertama desa, di antaranya:
– Spesialisasi Medis: Pemeriksaan jantung, bedah, kandungan, mata, serta kesehatan anak.
– Cakupan Peserta: Kepala Puskesmas Kelarik, Ameri Yahya, mencatat sedikitnya 80 warga memanfaatkan layanan ini. Angka tersebut melampaui rata-rata kunjungan harian Puskesmas Kelarik yang biasanya tidak sampai 10 pasien per hari.
– Efektivitas Program: Tingginya partisipasi warga membuktikan bahwa kehadiran dokter spesialis di tingkat desa efektif mendorong kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini.
Selain pemeriksaan penyakit degeneratif dan umum, kegiatan ini difokuskan pada penanganan stunting melalui pemeriksaan tumbuh kembang anak serta konsultasi kesehatan ibu hamil.
Melihat dampak positif program ini, Puskesmas Kelarik berencana memperluas jangkauan Cek Kesehatan Gratis (CKG) luar gedung dengan melibatkan tenaga kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) di seluruh pelosok Bunguran Utara.
Camat Bunguran Utara, Wan Adriadi, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret jajaran pimpinan daerah. Menurutnya, kehadiran tim medis RSUD Natuna sangat membantu warga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan darat selama 1,5 jam menuju pusat kota untuk menemui dokter spesialis.
Melalui aksi jemput bola di Kelarik Utara, Pemkab Natuna menegaskan komitmennya bahwa pemerataan akses kesehatan tidak hanya berpatokan pada sarana fisik, tetapi juga hadirnya pelayanan medis berkualitas di tengah masyarakat.









