BATAMCLICK.COM, Jakarta: Malam grand final Indonesian Idol Season 13 di Studio RCTI, Jakarta, Senin (19/5), bukan hanya ajang kompetisi menyanyi biasa. Di sinilah mimpi dan harapan generasi muda Indonesia bertemu. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dito Ariotedjo, hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap ajang yang selama lebih dari satu dekade menjadi ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan dan mengembangkan bakat bermusik mereka.
“Indonesian Idol sudah berjalan lebih dari sepuluh tahun dengan konsistensi luar biasa,” ujar Menpora Dito saat menyerahkan hadiah kepada pemenang Indonesian Idol 2025, Shabrina Leanor. Baginya, ajang ini bukan sekadar kompetisi, tapi juga panggung bagi anak muda berkreasi dan berkontribusi di era bonus demografi.
Shabrina dan para peserta lain melewati perjalanan panjang, dari latihan keras hingga menghadapi tekanan di panggung besar. Bagi mereka, Indonesian Idol adalah tempat di mana impian diukir dan masa depan dibangun.
Menpora Dito menambahkan, banyak alumni Indonesian Idol kini bersinar di dunia musik, membawa dampak positif pada kesejahteraan dan ekonomi kreatif anak muda Indonesia. “Ini selaras dengan semangat pemerintah dalam memfasilitasi kreativitas dan inovasi di sektor seni dan ekonomi kreatif,” katanya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, turut menyampaikan apresiasi. Ia menyoroti bagaimana Indonesian Idol juga menjadi pendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif nasional, dengan bakat tersebar merata dari Sabang sampai Merauke.
“Lebih dari 40 ribu pendaftar dari seluruh Indonesia menunjukkan besarnya potensi musik anak muda kita,” kata Menteri Riefky. “Kehadiran Indonesian Idol membuktikan bahwa talenta musik ada di seluruh penjuru negeri.”
Ketika Shabrina diumumkan sebagai juara, bukan hanya dirinya yang bersinar malam itu. Harapan besar generasi muda Indonesia terasa terwakili, bahwa dengan tekad dan kesempatan yang tepat, mimpi bisa diwujudkan.
Sumber: Antara
Editor: Novia Rizka









