Batamclick.com: Pemerintah menganjurkan masyarakat keluarga mampu untuk membeli set top box (STB) secara mandiri untuk bisa menikmati siaran digital. Namun, ada sejumlah masyarakat yang masih kebingungan mendapat alat bantu tambahan tersebut.
Hal ini diutarakan Camat Belakang Padang Yudi Admaji, Minggu (19/6). Ia mengakui banyak warga pulau yang tidak mengetahui di mana membeli STB secara mandiri. Karena, masyarakat pulau penawar rindu ini, ingin segera mengganti siaran ke TV digital.
“Ini yang masih menjadi pertanyaan orang pulau yang tidak mendapat STB gratis. Sosialiasi untuk membeli STB mandiri ini di mana? berapa harganya?,” beber Yudi.
Selain itu, sebagia warga pulau juga belum mengetahui secara teknis untuk melakukan pemasangan STB ke televisinya. Ia meminta petugas di lapangan untuk memberikan pengetahuan tata cara memasang STB, sehingga siaran yang ditangkap bisa ditonton.
“Kalau perasaan mereka (PKH) ini senang dapat bantuan. Tapi cara beralihnya ini juga masih kurang. Belum ada secara teknis di ajarkan atau petugas dinas terkait yang turun. Hanya datang pembagian tidak di ajarkan pemasangan, dan tidak di cek ke tiap-tiap rumah,” tegas Yudi.
Baru-baru ini, Plt Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kementerian Kominfo Ismail, dalam Webinar Sosialisasi Program Bantuan Set Top Box (STB) secara virtual mengatakan, untuk masyarakat mampu bisa membelinya secara mandiri melalui online maupun toko-toko elektronik di daerahnya masing-masing.
Sebutnya, ada 27 vendor yang menyediakan perangkat STB yang tersertifikasi oleh Kemkominfo. Sementara, untuk kisaran harga juga bervariasi Rp200 ribu hingga Rp250 ribu. Sehingga, masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir. Namun, ia mengingatkan agar segera membeli STB, bukan di hari H saat penghapusan TV analog, November nanti. Dampaknya akan terjadi kelangkaan jika dibeli secara serentak.
“Alat tambahan (STB) kalau dibeli sendiri bisa kisarannya 200 ribu hingga 250 ribu. Tapi kalau di pelosok bisa menjadi 300 ribu. Sekarang sudah dapat dibeli online dan di toko-toko elektronik. Kita ada 27 lebih vendor perangkat STB yang sudah memproduksi dan melakukan penjualan dengan berbagai macam saluran penjualan,” jelas Ismail.(Bibi)










