Menjemput Harapan dari Kampung Tua, 250 Mahasiswa UNIBA Siap Mengabdi

BATAMCLICK.COM: Sabtu pagi itu, langit di atas kampus Universitas Batam (UNIBA) tampak cerah, seolah ikut menyambut langkah awal 250 mahasiswa yang akan menjalani pengalaman hidup tak terlupakan. Di tengah lapangan kampus, prosesi pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) berlangsung khidmat. Mereka tak hanya bersiap untuk turun langsung ke masyarakat, tapi juga membawa misi besar: mengubah ilmu menjadi aksi nyata.

Acara ini menjadi momentum penting, disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan UNIBA—mulai dari Rektor, para Wakil Rektor, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), para dekan, dosen pembimbing, hingga keluarga mahasiswa yang turut memberikan semangat.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UNIBA, Prof. Dr. Ir. H. Chablullah Wibisono, M.M., menyampaikan harapan besar kepada para peserta KKN. Ia menekankan bahwa selama satu bulan ke depan, mahasiswa akan berada di tengah masyarakat Kampung Tua Teluk Mata Ikan, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa—bukan untuk sekadar “membantu”, tapi untuk berkarya dan belajar dari kehidupan nyata.

“Harapan kami, semua mahasiswa dapat benar-benar mengaplikasikan ilmu yang telah diterima di bangku kuliah. Ini saatnya kalian membuktikan bahwa ilmu bukan hanya untuk diuji, tapi untuk dimaknai dan dibagikan,” ujarnya penuh semangat.

KKN tahun ini mengusung tema besar:

“Melalui KKN Universitas Batam Tahun 2025, Mengantarkan Batam Sebagai Bandar Dunia yang Madani, Inovatif & Unggul.”
Tema itu bukan sekadar slogan, tapi refleksi dari semangat yang dibawa oleh seluruh mahasiswa lintas fakultas—hukum, ekonomi, teknik, ilmu kesehatan, hingga psikologi.

Senin, 19 Mei 2025, para mahasiswa mulai diterjunkan langsung ke lapangan. Sambutan hangat dari pemerintah setempat, tokoh masyarakat, perangkat RT/RW, hingga perwakilan Bakamla RI menjadi pertanda bahwa pengabdian ini sangat dinantikan.

Para mahasiswa akan terlibat dalam beragam program, mulai dari perbaikan sarana umum seperti gedung serbaguna dan lapangan olahraga, hingga edukasi kesehatan, penyuluhan hukum, pelatihan ekonomi kreatif, dan layanan konsultasi psikologi. Semua dilakukan dengan pendekatan interdisipliner, berbasis pada kebutuhan masyarakat setempat.

Menurut Dr. Ir. Edi Indera, S.T., M.Si, selaku Ketua Pelaksana KKN UNIBA, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari kebijakan Kemendikbudristek yang mendorong mahasiswa untuk belajar di luar kelas dan berinteraksi langsung dengan berbagai tantangan sosial.

“KKN ini bukan hanya soal teori, tapi soal bagaimana mahasiswa hadir, menyimak, dan memberikan solusi atas permasalahan nyata di masyarakat. Ini adalah ujian kompetensi yang sesungguhnya,” jelas Edi.

Di akhir acara pelepasan, suasana haru terasa ketika satu per satu perwakilan mahasiswa menerima penyematan atribut KKN—simbol bahwa mereka kini bukan hanya mahasiswa, tapi juga bagian dari masyarakat yang siap mengabdi.

Dengan doa bersama, langkah mereka pun dimulai. Langkah kecil dari kampus, menuju medan pengabdian. Karena sejatinya, ilmu tidak pernah benar-benar selesai dipelajari sampai ia memberi manfaat bagi sesama.(lilis)