Ngamuk Rambut Anaknya Dipotong Tanpa Izin, Ayah Tuntut Sekolah Rp 14 Miliar

BATAMCLICK.COM: Pada bulan Maret rambut seorang gadis berumur 7 tahun dipotong oleh teman sekolah dan gurunya. Kasus ini viral dan memicu kemarah warganet.

Menyadur MLive Jumat (17/9/2021), ayah gadis itu tuntut sekolah Rp 14 miliar dan juga menggugat dua orang yang terlibat.

Ia menyebut putrinya adalah korban diskriminasi ras karena terlahir sebagai anak birasial.

Melalui pengacaranya, Herbert A. Sanders dan Shawndrica N. Simmons, Jimmy Hoffmeyer mengajukan gugatan atas nama putrinya Jurnee Hoffmeyer di Distrik Barat Michigan pada Selasa, 14 September.

Gugatan itu menyebutkan Mount Pleasant Public Schools, petugas perpustakaan Kelly Mogg dan guru asisten Kristen Jacobs sebagai terdakwa.

BACA JUGA:   Messi Pergi Begitu Saja, Aguero pun Kesal

Pada 24 Maret, teman sekolah Jurnee menggunting rambutnya saat berada di bus sekolah. Menurut gugatan itu, siswa melakukannya tanpa izin Jurnee.

Hoffmeyer membawa putrinya ke salon dan merapikan rambut Jurnee. Beberapa hari kemudian, Jurnee pulang dengan rambut hampir semuanya dipotong.

Dalam gugatan itu, Hoffmeyer menyebut para terdakwa melanggar hak konstitusional Jurnee dan tidak peduli, disengaja, keras kepala dan kurang ajar.

“Guru Perpustakaan, Ms. Mogg memotong rambut yang tersisa dengan bantuan dan/atau persetujuan Ms. Jacobs,” tulis gugatan itu.

Dewan Pendidikan Sekolah Umum Mount Pleasant pada 2 Juli mengumumkan penyelidikan pihak ketiga yang menyimpulkan Mogg tidak bertindak dengan bias rasial dan dapat mempertahankan pekerjaannya.(syt)

BACA JUGA:   Pesiapan Proses Pemasangan Rangka Atap Oleh Anggota Satgas dan Warga

sumber:suaracom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *