BATAMCLICK.COM: Badannya besar dan bertato di tangan, lengan, punggung, dada dan kaki. Tampagnya sangar, bawaannya parang, obeng, martil, kunci T, Pisau, tapi begitu berhadapan dengan warga Perumahan Cendana Batam Kota, eh… Kedua begundal yang diduga komplotan rampok dan maling ini nangis sejadi-jadinya.
Senin (10/1/2022) petang, warga Perumahan Cendana Tahap 3, Batam Kota dihebohkan dengan terikan maling.
Spontan warga pun keluar rumah dan mengejar mobil Yoyota Avanza hitam BP 1387 GF yang melaju di jalan sempit perumahan.
Lebih dari 10 sepeda motor yang ikut mengejar mobil hitam itu, akhirnya sang joki pun panik, karena jalan semakin sempit dan banyak pengendara sepeda motor.
Bukannya berhenti, ia malah terus menggeber hingga akhirnya menabrak sejumlah pengendara motor dan mobil yang sedang parkir, sebelum akhirnya nyungsep ke parit dan tak bisa jalan lagi.

Warga langsung mengepung mobil itu dan meminta pengendara dan satu orang penumpangnya turun.
Tapi mereka diam saja di dalam, sehingga kesabaran warga habis dan menghancurkan kaca mobil tersebut dan memaksa keduanya keluar dari mobil.
Seiring dengan pecahnya kaca mobil tersebut, belasan kucing anggora melompat keluar dan lari ke taman, fasul perumahan tersebut.

Sementara kedua pria bertato yang diduga maling itu, babak belur jadi bulan-bulanan warga, sampai-sampai nangis minta ampun.
Informasi yang diterima Batamclick, kedua pria itu merupakan kawanan maling yang mengincar kucing anggora.
Saat dipergoki warga, keduanya sedang berusaha mengambil kucing anggora di teras rumah warga.
“Pas mau ngambil, kepergok, lalu diteriaki maling, mereka langsung kabur,” ungkap salah seorang warga.

Warga juga menggeledah mobil yang digunakan oleh kedua pria ini, ternyata di dalam mobil itu terdapat satu tas besar yang isinya, berbagai jenis senjata dan alat yang lazim digunakan untuk melakukan pncurian.
“Ada parang, linggis, obeng, pisau, kunci T,” sambungnya.
Bersyukur polisi dari POlsek Batam Kota cepat tiba di lokasi kejadian, sehingga kedua begundal ini, dapat diamankan dan terhindar dari aksi geram warga.(bos)











