TASPEN serahkan santunan JKM dan JKK bagi ASN Batam dan PPPK Kepri

Batamclick.com,
TASPEN menyerahkan santunan Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan Kerja kepada ahli waris Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang meninggal dunia di lingkungan Pemerintah Kota Batam dan Pemerintah Provinsi Kepri.

Untuk di lingkungan Pemkot Batam, santunan diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Batam Amsakar Achmad, di ruang kerjanya, bersama Komisaris Utama TASPEN Fary Djemy Franscis, di Batam, Jumat.

“Santunan ini diberikan kepada keluarga almarhum Abdul Azis yang wafat saat masih aktif menjalankan tugas sebagai ASN di Pemkot Batam, dengan total manfaat yang diterima ahli waris mencapai Rp248.934.300,-. Sementara untuk almarhumah Nurijah, PPPK di Sekretariat Dewan DPRD Pemprov Kepri dengan total manfaat yang diterima mencapai Rpp832.871.797, melalui program TASPEN,” ujar Fary.

Lebih lanjut, ia menjelaskan selain mendapatkan santunan jaminan kematian, ahli waris Almarhum Abdul Azis juga menerima uang pensiun janda sebesar Rp2.845.400/bulan disalurkan melalui Bank Mandiri Taspen.

“Jadi selain jaminan kematian, jaminan kecelakaan tewas dan juga tabungan hari tua, diberikan pensiun bulanan bagi ahli waris yang masih berhak,” kata dia.

Ia menambahkan selain santunan dan pensiun bulanan bagi ahli waris, anak peserta memperoleh tambahan manfaat beasiswa jenjang SD, SMP, SMA/sederajat, hingga perguruan tinggi.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengapresiasi TASPEN atas layanan serta memastikan para ahli waris mendapatkan haknya.

Ia juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan dan berharap mereka diberikan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.

Menurutnya, kehadiran pemerintah diharapkan dapat memberikan dukungan, baik secara moral maupun material.

“Terima kasih kepada jajaran TASPEN atas penyerahannya. Almarhum tidak dibiarkan dan dipastikan mendapatkan hak TASPEN-nya. Mudah-mudahan melalui TASPEN dapat dikelola dengan baik, bisa digunakan untuk pendidikan anak,” ujar Amsakar.

Sumber, Antara