Batamclick.com, PUNCAK JAYA – Di tengah suasana duka yang menyelimuti salah satu keluarga di pegunungan Kalome, personel Pos Kalome Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti hadir memberikan dukungan moril. Melalui kegiatan anjangsana, para prajurit melayat ke rumah duka almarhum Oni Enumbi di Distrik Kalome, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Jumat (5/6/2026).
Kegiatan yang dipimpin oleh Serda Zulfakal beserta jajaran personel Pos Kalome tersebut merupakan wujud nyata kepedulian TNI kepada masyarakat di wilayah penugasan. Tidak sekadar menyampaikan belasungkawa, personel Satgas juga membawa bantuan logistik berupa mi instan, kopi, dan gula untuk membantu meringankan beban keluarga yang sedang berkabung.
Suasana penuh kehangatan tampak saat para prajurit duduk bersama pihak keluarga almarhum dan masyarakat adat setempat. Di tengah kedukaan, mereka saling berbagi cerita dan menguatkan. Kehadiran Satgas di rumah duka ini menjadi bukti nyata bahwa hubungan yang terjalin di garis depan bukan lagi sebatas interaksi aparat dan warga, melainkan telah tumbuh menjadi ikatan kekeluargaan yang erat.
“Kami turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Almarhum Oni Enumbi. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Kehadiran kami di sini adalah bentuk empati serta kebersamaan. Kami ingin menunjukkan bahwa dalam kondisi sulit seperti ini, masyarakat Kalome tidak sendirian,” ujar Serda Zulfakal.
Sementara itu, Komandan Pos (Danpos) Kalome, Lettu Inf Jeril Wiputra Marsi, menegaskan bahwa Satgas Yonif 136/Tuah Sakti berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam berbagai situasi, baik suka maupun duka. Menurutnya, menjaga kondusivitas keamanan wilayah harus berjalan selaras dengan pemenuhan fungsi kemanusiaan.
“Kami bukan hanya hadir untuk menjaga keamanan teritorial, tetapi juga sudah menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat Kalome. Ketika warga membutuhkan uluran tangan, dukungan psikologis, atau sekadar teman untuk berbagi cerita, kami akan selalu siap hadir membantu semaksimal mungkin,” tegas Lettu Inf Jeril.
Aksi simpatik ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi mendalam dari pihak keluarga almarhum dan tokoh masyarakat sekitar.
Mereka mengaku sangat terbantu dan merasa terhibur atas kepedulian spontan yang ditunjukkan oleh para prajurit TNI. Momentum sederhana namun penuh makna ini kembali menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat di pedalaman Papua terbangun kuat atas dasar nilai kemanusiaan dan gotong royong.







