BATAMCLICK.COM: Suasana penuh semangat kebangsaan terasa di Atrium Mega Mall Batam Centre, Minggu (2/11/2025). Ratusan masyarakat hadir dalam acara Indonesia Jilid 2, sebuah kegiatan inspiratif oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Batam untuk memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat.
Acara Indonesia Jilid 2 secara resmi oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, yang hadir mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Dalam sambutannya, Ardiwinata memberikan apresiasi tinggi kepada RRI atas komitmennya menjaga nilai-nilai kebangsaan melalui penyiaran yang edukatif dan positif.
“RRI adalah media pemerintah yang menjadi jembatan penyampai pesan kepada masyarakat. Keutuhan NKRI adalah harga mati, dan RRI berperan penting menjaga semangat itu,” ujar Ardiwinata tegas.
Pemerintah Dorong Program Pro-Rakyat dan Pemberdayaan Generasi Muda
Dalam kesempatan itu, Ardiwinata juga menyoroti berbagai kebijakan Pemerintah Kota Batam di bawah kepemimpinan Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra. Ia menjelaskan, ada 15 program prioritas yang untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pengembangan sumber daya manusia muda yang kreatif.
“Program-program ini tidak hanya membangun fisik kota, tetapi juga membangun semangat dan potensi generasi muda Batam,” jelasnya.
Pemerintah, lanjut Ardiwinata, kini tengah menyiapkan wadah ekspresi bagi para pelaku seni dan kreator muda. Melalui rencana pembangunan Taman Budaya di kawasan Gedung Beringin.
“Insyaallah, Gedung Beringin akan kita ubah menjadi Taman Budaya. Nantinya, tempat ini akan menjadi ruang berekspresi bagi generasi muda, pekerja seni, dan penggiat budaya Batam,” ungkapnya dengan penuh optimisme.
Dukung Ekonomi Kreatif dengan 17 Jenis Subsidi
Selain memajukan kebudayaan, Pemko Batam juga memperkuat ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung ekonomi baru. Pemerintah telah menyiapkan berbagai program pelatihan dan subsidi khusus bagi pelaku industri kreatif. Mulai dari musik, film, fesyen, hingga penyiaran radio.
“Ada 17 bentuk subsidi ekonomi kreatif yang kami siapkan. Kehadiran pemerintah di tengah pelaku kreatif diharapkan bisa mempercepat pertumbuhan sektor ini,” ujar Ardiwinata.
Langkah ini sejalan dengan visi besar Pemko Batam untuk menjadikan kota ini sebagai pusat ekonomi kreatif di kawasan barat Indonesia. Tempat di mana ide dan inovasi berkembang seiring dengan pembangunan.
Ajak Generasi Muda Terus Berkarya dan Berdaya Saing
Menutup sambutannya, Ardiwinata mengajak generasi muda Batam untuk terus menyalakan semangat berkarya. Ia menegaskan bahwa masa depan Batam bergantung pada kreativitas, kerja keras, dan kolaborasi anak mudanya.
“Selalulah berpikir untuk membangun Kota Batam agar semakin maju dan berdaya saing,” pesannya.
Turut hadir dalam acara Indonesia Jilid 2 ini, sejumlah pejabat daerah. Termasuk Kepala Bidang Komunikasi dan Kehumasan Diskominfo Batam, Nahar Febrianto. Ia hadir mewakili Kepala Diskominfo Kota Batam. Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan kebangsaan dan kreativitas lokal yang terus tumbuh di Batam.








