Jalan Amblas Jadi Sorotan Utama
Jalan di Plantar II Tanjungpinang yang amblas sejak awal 2025 akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), pemerintah menyiapkan dana belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp4,5 miliar untuk memperbaiki jalur vital tersebut.
Kepala Dinas PUPRP Kepri, Rodi Yantari, menegaskan bahwa perbaikan harus segera dilakukan sebelum akhir tahun ini. Jalan Plantar II bukan sekadar jalur biasa, melainkan akses utama keluar-masuk truk bongkar muat logistik di Pelabuhan Kuala Riau.
“Pondasinya sudah berusia 30 tahun, kini mengalami kerusakan dan korosi. Karena itu, jalannya amblas dan wajib segera diperbaiki,” ujar Rodi.
Perbaikan Bertahap Hingga 2026
Rodi menjelaskan perbaikan jalan Plantar II Tanjungpinang dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama fokus pada perbaikan 25 meter jalan yang kondisinya paling parah. Sementara itu, tahap kedua dijadwalkan pada 2026, dengan sisa perbaikan sepanjang 180 meter.
“Tahun ini kami tangani dulu bagian yang benar-benar rusak agar aktivitas logistik bisa berjalan lebih lancar,” katanya.
Dampak Penutupan Jalan
Sejak awal amblas, Dinas Perhubungan Kota Tanjungpinang menutup total akses Jalan Plantar II. Akibatnya, kendaraan roda empat dan truk bongkar muat terpaksa dialihkan melalui Jalan Plantar I.
Tidak hanya kendaraan besar, sepeda motor pun diimbau untuk tidak melintasi jalur tersebut demi keamanan dan keselamatan. “Kawasan ini merupakan pusat ekonomi Tanjungpinang. Maka, semakin cepat diperbaiki semakin baik bagi masyarakat dan pelaku usaha,” jelas Rodi.








