Santunan, Toleransi, dan Lonjakan 1,6 Juta Wisman Warnai Buka Puasa ASITA Kepri

ASITA Kepri Acara buka puasa bersama di Batam santuni 5 yayasan, rayakan capaian 1,6 juta wisman 2025, dan dorong promosi global serta akses Pasir Gudang–Nongsa.
ASITA Kepri Acara buka puasa bersama di Batam santuni 5 yayasan, rayakan capaian 1,6 juta wisman 2025, dan dorong promosi global serta akses Pasir Gudang–Nongsa.

BATAMCLICK.COM: Agenda buka puasa bersama DPD Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Kepri menjadi momentum penting yang mempertemukan pelaku usaha pariwisata sekaligus menghadirkan aksi sosial nyata. Digelar di Batam View Beach Resort, Selasa (3/3/2026), organisasi pariwisata tertua dan terbesar ini juga menyerahkan santunan kepada lima yayasan panti asuhan serta pondok pesantren.

Suasana hangat terasa sejak awal acara. Para pelaku industri pariwisata, pengelola terminal feri, pengusaha oleh-oleh, hingga pihak perhotelan hadir dan mendukung penuh kegiatan tersebut.

Kepedulian Sosial dan Toleransi yang Nyata

Eva Betty Ketua DPD ASITA Kepri

Ketua DPD ASITA Kepri, Eva Betty Siahaan, menegaskan bahwa tahun ini pihaknya memperbesar skala kegiatan. Ia menyebut lebih dari 230 peserta hadir, termasuk 160 anak yatim.

“Kami tidak hanya mengundang yayasan Muslim, tetapi juga yayasan non-Muslim sebagai bukti toleransi kami di ASITA. Anggota kami sangat beragam, ada yang Chinese, ada yang Muslim, maupun non-Muslim lainnya. Kita semua bercampur dan bersatu,” tegas Eva.

Ia menambahkan bahwa solidaritas lintas latar belakang inilah yang memperkuat ASITA dalam membangun pariwisata Kepri.

Wisman 2025 Tembus 1,6 Juta, Lampaui Target

Santunan anak yatim ASITA Kepri
Santunan anak yatim ASITA Kepri

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata, dalam sambutannya menyampaikan capaian luar biasa sektor pariwisata.

“Kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam pada 2025 sudah over target. Artinya sudah mencapai 1.613.202 dari target 1,5 juta. Boleh kasih tepuk tangan semua? Ini juga sudah melampaui target Kepri. Tahun 2025 adalah tahun pertama kita melampaui target setelah COVID,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi pelaku pariwisata, termasuk ASITA.

Menurutnya, sekitar 24 persen Pendapatan Asli Daerah Kota Batam berasal dari sektor hotel, restoran, dan hiburan.

Pada Januari 2026 saja, Batam mencatat 126.000 kunjungan wisman. Ardi menyebut angka tersebut sangat luar biasa dibandingkan periode sebelumnya.

Dukungan Pemerintah dan Fokus MICE

Ardi juga menekankan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam menempatkan pariwisata sebagai prioritas. Dari 15 program prioritas, salah satunya berfokus pada peningkatan investasi dan pengembangan destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Ia turut mengapresiasi dukungan pelaku usaha, termasuk Pandy Fong dari Batam View Beach Resort yang konsisten mendukung promosi pariwisata Batam.

Promosi Global dan Pintu Masuk Baru

Eva menjelaskan bahwa ASITA yang menaungi sekitar 80 agen perjalanan aktif mempromosikan Kepri ke mancanegara melalui partisipasi di ITB Berlin dan ITB Asia Singapura.

Selain itu, ASITA menjalin kerja sama dengan Pasir Gudang Ferry Terminal Johor untuk mempermudah wisatawan masuk melalui Terminal Ferry Nongsa Pura.

Eva memastikan bahwa hingga kini belum ada travel warning yang berdampak pada Kepri. Ia juga menilai fenomena wisatawan Singapura berbelanja di Batam sebagai testimoni positif yang menghidupkan ekonomi lokal.(bos)