Video Viral YouTube 14 Tahun Lalu Tak Jadi Dihapus Walau Terjual Rp11 Miliar

BATAMCLICK.COM: Video viral YouTube pada 14 tahun lalu yang berjudul Charlie bit my finger tak jadi dihapus.

Video yang telah ditonton sebanyak 885 juta kali ini menampilkan dua anak keluarga Davies-Carr yakni Charlie dan Harry saat kecil.

Video tersebut dirilis pada Mei 2007 dan reaksi polos keduanya langsung menjadi viral hingga muncul meme ikonik di awal tahun 2000-an.

Melansir dari Quartz, keluarga Charlie memutuskan untuk menjual video ini sebagai NFT atau non-fungible token senilai lebih dari £536.000 atau sekitar Rp11 miliar.

Menurut penelusuran secara daring, NFT merupakan duplikasi dari karya seni atau teknologi yang diedarkan atau dijual secara resmi dan dibeli menggunakan kriptokurensi.

BACA JUGA:   Satgas TMMD Bantu Warga Jemur Padi Hasil Panen

Umumnya, karya-karya tersebut dijual untuk pindah kepemilikan dalam bentuk sertifikat digital dan bisa digunakan lagi secara eksklusif oleh pembeli untuk jenis seni lain.

Walau disayangkan karena akan dihapus dari YouTube, banyak netizen yang masih ingin menikmati kelucuan dua anak yang telah beranjak remaja ini.

Hingga rupanya sang pembeli yang merupakan 3fmusic, studio musik berbasis di Dubai, langsung berubah pikiran dan memilih untuk YouTube tetap mengunggahnya.

“Usai dilelang, kami berhubungan dengan sang pembeli yang memutuskan untuk tak menghapus video tersebut dari YouTube karena merasa itu adalah bagian penting dari budaya populer dan membiarkan orang menikmatinya sebagai NFT atau blockchain,” kata Howard, ayah Charlie dan Harry.

BACA JUGA:   Artis Gabriella Larasati Akui Pemeran di Video Syur 14 Detik

Keputusan Howard untuk menjual videonya lantaran ia ingin membuka lembaran baru bagi keluarganya.

Awalnya, Howard merekam adegan Charlie dan Harry untuk dikirim ke ayah baptis mereka.

Namun, usai diunggah di YouTube video Charlie bit my finger mendapat banyak perhatian hingga ditawari sejumlah iklan.

Orang tua Charlie juga dilaporkan menerima sekitar £100.000 (Rp20 miliar) dari satu video itu yang digunakan untuk membayar pendidikan anak-anak.(syt)

sumber:insertlive