Batamclick.com,
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengapresiasi dukungan besar Pemerintah Pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan di provinsi tersebut.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan tahun 2025, Kepri memperoleh bantuan revitalisasi untuk 107 sekolah, dengan anggaran sekitar Rp100 miliar, serta bantuan 1.933 papan digital interaktif bagi satuan pendidikan.
“Pada 2026, Kepri kembali mengusulkan revitalisasi terhadap 217 sekolah (SMA/SMK) dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp200 miliar. Hingga saat ini, bantuan yang telah tersalurkan mencapai Rp40 miliar,” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Rabu.
Selain itu, kata Ansar, tahun ini Kepri juga masih membutuhkan sekitar 5.799 papan digital interaktif untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi di sekolah-sekolah.
Pemprov terus berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) guna merealisasikan kebutuhan papan digital, termasuk anggaran revitalisasi sekolah (SMA/SMK).
“Harapan kita, ke depan tiap-tiap kelas punya satu papan digital interaktif untuk menunjang proses belajar dan mengajar siswa,” ujar Ansar.
Gubernur menyebutkan tahun 2025, Kepri juga memperoleh bantuan pembangunan dua unit sekolah baru jenjang SMA dari Kemendikdasmen, masing-masing di Kota Batam dan Kabupaten Karimun.
Sedangkan tahun ini, Kepri mendapatkan lagi bantuan dua unit sekolah baru di Batam, dengan nilai masing-masing sekitar Rp8 miliar.
“Ini menjadi bukti nyata perhatian Pemerintah Pusat terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kepri,” kata Ansar.
Dia menambahkan bantuan pembangunan bidang pendidikan dari Pemerintah Pusat berdampak positif pada capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri tahun 2025, yang berada di peringkat ketiga tertinggi nasional dengan skor 80,53 (sangat tinggi), setelah DKI Jakarta dan DI Yogyakarta.
“Pendidikan menjadi salah satu dari tiga komponen pembangunan IPM, selain kesehatan dan kesejahteraan,” ucap Ansar.
Sumber, Antara









