Kronologi Skandal Barcagate di Barcelona

Batamclick:  
 

Penggeledahan dilakukan di kantor Barcelona dan sejumlah penangkapan dilakukan oleh kepolisian atas kasus Barcagate. Berikut kronologi skandal tersebut.

Empat orang ditangkap di hari yang sama dengan terjadinya penggeledahan kantor Barcelona, Senin (1/3/2021). Salah satunya adalah mantan presiden Barca Josep Maria Bartomeu.

Rangkaian kejadian ini menyangkut skandal Barcagate, yang terungkap pada Februari tahun lalu. Bagaimana kronologinya?

Skandal ini terangkat pada 17 Februari 2020 lalu, ketika media Cadena SER mengungkap bahwa Barcelona mengontrak konsultan media, I3 Ventures, sejak 2017. Konsultan ini diduga direkrut untuk menyerang pihak-pihak yang tak sejalan dengan presiden klub saat itu, Josep Maria Bartomeu.

BACA JUGA:   Pemain Liverpool seperti Zombie

Di antara korbannya diyakini adalah dua bintang Barcelona: Lionel Messi dan Gerard Pique. Pada bulan Juli, Barcelona menggelar audit oleh firma PriceWaterhouse Coopers.

Audit itu mengungkap kalau tudingan-tudingan dalam skandal tersebut tak terbukti. Tapi kasus memasuki babak baru setelah ada tudingan korupsi.

Pada September 2020, kepolisian Catalunya menilai ada tanda-tanda korupsi dengan dugaan ongkos jasa yang dibayarkan ke I3 Ventures digelembungkan 600% lebih. Agar tak terdeteksi, pembayaran-pembayaran itu dipecah-pecah menjadi sejumlah tagihan di bawah 200 ribu euro agar tak perlu persetujuan direksi.

Marca melaporkan bahwa belakangan terungkap kalau sejumlah perusahaan selain I3 Ventures menerima pembayaran itu. Mereka adalah NSG Social Science Ventures SL, Tantra Soft SA, Digital Side SA, Big Data Solutions SA, dan Futuric SA, yang mana semuanya terkait dengan satu orang, Carlos Ibanez, sang pemilik I3 Ventures.

BACA JUGA:   Podcast Horor Ruben Onsu Pecahkan Rekor MURI

Kasus ini menjadi salah satu pemicu desakan agar Josep Maria Bartomeu mundur dari jabatan presiden. Mosi tidak percaya pada akhirnya dilayangkan oleh anggota klub, setelah Lionel Messi menyatakan ingin pergi. Bartomeu kemudian memilih mundur.

Tapi kasus tak berhenti di situ. Kepolisian, yang sudah mengumpulkan data-data dan barang bukti pada musim panas lalu, kembali ke Camp Nou pada Senin (1/3/2021) kemarin. Di saat yang sama mereka menciduk Bartomeu dan kasus ini pun memasuki tahap baru lagi.