BATAMCLICK.COM: Kapolda Kepri, Irjen Pol. Asep Safrudin, dengan tegas menyatakan bahwa Kota Batam masih dalam keadaan kondusif dan aman meskipun eskalasi nasional sedang terjadi. Situasi di Batam saat ini sangat berbeda dengan beberapa daerah lain, di mana masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar tanpa gangguan sedikit pun.
“Alhamdulillah, di Batam sampai saat ini tidak terjadi seperti di tempat-tempat lain. Semuanya kondusif dan masyarakat bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan lancar tanpa gangguan sedikit pun,” ujar Kapolda Kepri itu saat menerima audiensi dari aliansi mahasiswa di Batam, Senin.
Sinergi Menjaga Keamanan Bersama
Dalam kesempatan itu, Kapolda Kepri menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menjaga stabilitas keamanan di Batam. Ia mengapresiasi peran pemerintah daerah, Badan Pengusahaan (BP) Batam, TNI, DPRD, serikat pekerja, mahasiswa, dan masyarakat umum. Ia juga memuji peran media yang sangat berkontribusi meredam isu negatif serta memastikan informasi yang beredar tetap akurat.
Kapolda Kepri tidak sendirian. Ia bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam berdialog langsung dengan para mahasiswa dan pimpinan aliansi mahasiswa. Irjen Asep Safrudin menegaskan bahwa kepolisian tidak akan bertindak represif terhadap aksi unjuk rasa yang dilindungi oleh undang-undang.
Unjuk Rasa yang Tertib Mendapat Jaminan Keamanan
“Kami hanya menindak pelanggaran aturan, misalnya unjuk rasa yang merusak, merampas, atau mengganggu ketertiban umum,” kata dia. “Namun untuk aksi yang tertib, kami pastikan tidak ada tindakan represif dari jajaran kepolisian.”
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengingatkan bahwa Batam adalah rumah bersama yang harus dijaga. Ia mengajak seluruh pihak untuk tidak memberi ruang bagi siapa pun yang ingin memecah belah dan merusak kondisi daerahnya yang kondusif.
“Batam adalah rumah kita semua,” kata Nyanyang. “Mari kita jaga kota ini agar tetap aman, jangan sampai disusupi oleh pihak yang tidak punya kepentingan. Kita semua ingin Batam maju dan Kepri sejahtera.”








