Pelepasan mahasiswa KKN UMRAH 2025 jadi tonggak kolaborasi membangun daerah berbasis potensi lokal dan SDM unggul
Tanjungpinang – Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia menunjukkan dukungan nyata terhadap pendidikan dan pembangunan daerah. Menteri Transmigrasi RI Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara secara resmi melepas 1.284 mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dalam program KKN UMRAH 2025, yang berlangsung di halaman Gedung C UMRAH, Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang, Jumat (1/8/2025).
Di hadapan ribuan mahasiswa dan sivitas akademika, Menteri Iftitah menegaskan bahwa Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi bagian dari strategi besar dalam membangun kawasan transmigrasi yang berkelanjutan.
“Kehadiran saya di sini ingin menunjukkan bahwa transformasi transmigrasi itu nyata. Ini bukan sekadar soal perpindahan penduduk, tapi soal membangun kawasan ekonomi lewat SDM unggul,” tegasnya.
Ia menjelaskan, Kementerian Transmigrasi bekerja sama dengan UMRAH untuk mendorong mahasiswa hadir langsung di tengah masyarakat transmigrasi, menggali potensi, serta menyampaikan arah pembangunan nasional.
Bahkan, Menteri Iftitah berharap mahasiswa menjadi komunikator strategis bagi masyarakat, terutama dalam menyampaikan arah kebijakan pembangunan termasuk investasi besar seperti di kawasan Pulau Rempang, Kota Batam.
“Dalam konteks pembangunan dan investasi, transmigrasi bisa menjadi jembatan antara kepentingan rakyat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Mahasiswa KKN UMRAH Disebar ke 50 Desa
Sementara itu, Rektor UMRAH, Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, menyampaikan bahwa KKN tahun ini mengangkat tema “Sinergi Masyarakat Kepulauan.” Sebanyak 1.284 mahasiswa akan terjun ke 50 desa dan kelurahan yang tersebar di Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kota Batam.
Para peserta terbagi dalam 69 kelompok, dan akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat selama satu bulan penuh. Kegiatan tersebut mulai 1 hingga 31 Agustus 2025. Fokus pengabdian mereka menyesuaikan dengan kebutuhan lokal dan potensi yang masing-masing wilayah miliki.
Rektor UMRAH mengapresiasi langsung kehadiran Menteri Transmigrasi di Tanjungpinang. Menurutnya ini menjadi dukungan nyata dari pemerintah pusat terhadap program pengabdian mahasiswa.
“Kegiatan KKN UMRAH 2025 menjadi momentum penting dalam mewujudkan peran aktif mahasiswa sebagai agen perubahan. Mereka berkontribusi nyata membangun daerah, sejalan dengan visi UMRAH sebagai kampus tamadun maritim,” kata Rektor Agung.








