Jadikan Batam Destinasi Sport Tourism, Wali Kota Amsakar Achmad Siap Wadahi Kejuaraan Dunia Lainnya

Batamclick.com, BATAM – Penunjukan Kota Batam sebagai tuan rumah ajang pra-event FIBA 3×3 Challenger 2026 menjadi bukti nyata bahwa kota ini sangat kondusif serta siap menggelar kejuaraan berskala internasional.

Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada FIBA dan PP Perbasi atas kepercayaan yang diberikan.

“Penunjukan ini menandakan bahwa Batam sangat kondusif dan aman. Event internasional ini semakin menegaskan bahwa Batam memang sangat layak dijadikan sebagai destinasi sport tourism unggulan,” ujar Amsakar Achmad di sela-sela kegiatan.

Amsakar juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh atlet dan official dari berbagai negara, seraya berharap mereka merasa nyaman dan menikmati keramahan Kota Batam selama berkompetisi.

Suksesnya penyelenggaraan kejuaraan basket 3×3 kelas dunia ini membuka pintu bagi Batam untuk menjadi tuan rumah bagi berbagai ajang olahraga internasional lainnya di masa mendatang.

“Kami dari Pemko Batam dan BP Batam mengucapkan terima kasih atas kepercayaan FIBA dan Perbasi. Semoga ke depan event-event seperti ini terus berlanjut. Tidak hanya basket, untuk cabang olahraga lainnya pun Batam sangat siap menjadi tuan rumah,” tegas Amsakar.

Ia menambahkan, dampak positif paling signifikan dari gelaran kelas dunia ini adalah terpacunya motivasi para atlet muda lokal untuk mengasah potensi dan profesionalisme mereka.

“Dampak paling besarnya adalah atlet basket di Batam semakin termotivasi untuk berlatih serius. Kehadiran kejuaraan ini memberikan ruang bagi mereka mengasah diri untuk menjadi atlet berprestasi,” terangnya.

Mengamati langsung jalannya pertandingan, Amsakar menilai persaingan antar-tim menyajikan kualitas permainan yang cukup berimbang dari sisi teknik dan keterampilan (skill). Namun, ia memberi catatan pada sektor fisik dan postur tubuh atlet.

“Pertandingannya cukup menarik. Dari segi skill sebenarnya berimbang dan cukup baik. Namun, kita harus berikhtiar lebih serius lagi soal postur dan tinggi badan atlet kita, kalau kita lihat tim luar seperti Thailand itu posturnya tinggi-tinggi. Ini tentu jadi catatan evaluasi kita ke depan,” pungkas Amsakar.