Batamclick.com,
Kantor SAR Tanjungpinang melaksanakan operasi pencarian terhadap seorang nenek berusia 68 tahun yang dilaporkan hilang di wilayah Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).
Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli mengatakan korban diketahui bernama Nurhayati, merupakan warga Dusun I RT 001/RW 005, Kecamatan Singkep Barat.
“Informasi kejadian ini kami terima dari Unit Siaga SAR Lingga pagi (Kamis 25/6) tadi sekitar pukul 06.50 WIB,” kata Fazzli di Tanjungpinang, Kamis.
Berdasarkan informasi yang diterima, lanjutnya, korban terakhir terlihat berada di rumahnya pada Selasa (23/6).
Sekitar pukul 15.40 WIB, kata dia, korban dimandikan oleh keluarga sebelum ditinggalkan sementara untuk berjualan di warung yang berada di depan rumah.
Saat dilakukan pengecekan kembali sekitar pukul 18.07 WIB, korban sudah tidak berada di dalam kamar dan hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.
“Korban mengenakan baju daster bermotif warna merah kombinasi cokelat. Dari keterangan keluarga, korban memiliki kebiasaan keluar rumah, namun biasanya tidak jauh dari lingkungan sekitar tempat tinggalnya,” ungkap Fazzli.
Setelah menerima laporan, lanjut dia, Kantor SAR Tanjungpinang segera melaksanakan koordinasi dengan Unit Siaga SAR Lingga, Polres Lingga, dan Polsek Singkep Barat.
Pada Kamis pukul 07.00 WIB, tim rescue Unit Siaga SAR Lingga yang berjumlah lima personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan kapal kayu dan kendaraan roda dua untuk melaksanakan operasi pencarian.
Operasi pencarian turut melibatkan unsur SAR gabungan dari Kantor SAR Tanjungpinang, lalu Unit Siaga SAR Lingga, Polres Lingga, serta Polsek Singkep Barat.
Tim juga didukung berbagai peralatan SAR, antara lain satu kapal kayu, satu motor trail, aqua eye, perangkat komunikasi, responder bag, serta peralatan evakuasi.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan penyisiran di area sekitar lokasi kejadian.
“Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban diimbau segera melaporkannya kepada pihak berwenang atau tim SAR terdekat,” kata Fazzli.
Sumber, Antara









