Batamclick.com,
Balai Karantina Kepulauan Riau (Kepri) memastikan cengkih asal Kabupaten Natuna memiliki mutu unggul dan mampu bersaing di pasar nasional, sehingga diminati berbagai sektor industri, seperti parfum, kosmetik, dan rokok.
Kepala Karantina Kepri Hasim, yang dikonfirmasi di Natuna, Kepri, Senin, mengatakan pada Jumat (12/6/2026) sebanyak 188,7 ton cengkih asal Kabupaten Natuna dikirimkan ke Kota Semarang, untuk kebutuhan industri nasional. Pengiriman menggunakan transportasi laut.
Ia menegaskan cengkih yang dikirim sudah melalui berbagai pemeriksaan, baik atas administrasi hingga pemeriksaan kesehatan media pembawa atau komoditas.
“Sampel cengkih sudah diambil untuk pengujian laboratorium Karantina Tumbuhan di Batam. Berdasarkan sertifikat hasil pengujian, cengkih tersebut bebas dari kumbang tanduk panjang, hama penggerek batang,” ucapnya.
Karantina Kepri mencatat, 188,7 ton rempah itu terdiri atas 152,7 ton bunga cengkih dan 36 ton tangkai cengkih. Menurut Karantina Kepri rempah itu, berasal dari beberapa pulau di Natuna antara lain Serasan, Pulau Laut, Pulau Midai, Pulau Tiga, Pulau Bunguran, dan Pulau Sedanau.
Menurut dia, cengkih menjadi salah satu komoditas penting dengan nilai ekonomi tinggi yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah Kabupaten Natuna.
Selama ini sektor perikanan memiliki andil penting di Natuna, tetapi dengan adanya pengiriman cengkih membuktikan daerah perbatasan itu, juga telah diberikan berkah yang melimpah melalui komoditas lain.
“Pengiriman cengkih ini membuktikan sektor pertanian terus produktif di tengah-tengah kondisi global yang tidak pasti. Pertanian mampu menopang denyut nadi perekonomian daerah di perbatasan,” katanya.
Sumber, Antara









