Disdik: Pelajar Batam dongkrak Kepri raih peringkat tiga TKA nasional

Batamclick.com,
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), menyebut para pelajar asal Batam berkontribusi besar dalam mengantarkan Provinsi Kepri meraih peringkat ketiga nasional pada Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.

Kepala Disdik Kota Batam Hendri Arulan mengatakan prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan di Batam yang menampung lebih dari separuh jumlah siswa di provinsi tersebut.

“Pada pelaksanaan TKA tahun ini, Provinsi Kepulauan Riau berhasil meraih peringkat tiga nasional. Peringkat pertama Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), kedua DKI Jakarta, dan ketiga Kepulauan Riau,” ujar Hendri di Batam, Senin.

Menurut dia, sekitar 53 persen jumlah siswa di Kepulauan Riau berada di Kota Batam.

“Perlu disampaikan sekitar 53 persen jumlah siswa itu berada di Kota Batam dibandingkan enam kabupaten/kota lainnya. Maka saya sangat yakin nilai anak-anak kita turut mengungkit capaian ini,” katanya.

Hendri menjelaskan TKA tahun pelajaran 2025-2026 diikuti seluruh siswa kelas VI SD dan kelas IX SMP.

Penilaian dilakukan pada dua kompetensi utama yakni literasi dan numerasi.

“Numerasi diukur melalui mata pelajaran Matematika, sedangkan literasi melalui Bahasa Indonesia. Jadi hanya dua mata pelajaran itu yang diujikan dalam TKA,” ujarnya.

Berdasarkan hasil TKA, rata-rata nilai siswa tingkat SD di Kepri mencapai 115,17. Sedangkan rata-rata tingkat SMP mencapai 109,85.

Selain capaian tingkat provinsi, Hendri juga mengungkapkan adanya siswa asal Batam yang berhasil meraih nilai sempurna pada TKA.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua. Ada siswa SD dari Batam yang mendapatkan nilai sempurna pada kedua mata pelajaran yang diujikan, yakni nilai 100 pada kedua mapel (mata pelajaran) tersebut,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Disdik Batam memberikan sertifikat kepada sejumlah siswa yang meraih nilai terbaik dalam pelaksanaan TKA.

Salah satu peraih nilai tertinggi tingkat SMP Naysilla mengaku bersyukur atas hasil yang diraihnya.

“Awalnya kaget, tetapi memang saat mengerjakan soal TKA saya merasa materi yang keluar sesuai dengan yang sudah dipelajari. Jadi ada perasaan nilai saya tidak akan terlalu rendah. Alhamdulillah, ternyata hasilnya bagus,” ujarnya.

Disdik Batam berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi siswa dan sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam penguatan kemampuan literasi dan numerasi.

Sumber, Antara