Batamclick.com,
Badan Gizi Nasional (BGN) Nabire bersama anak muda Papua mengembangkan aplikasi Sistem Informasi Administrasi dan Pengawasan Makan Bergizi Gratis (SIAP MBG) yang dilengkapi fitur pemantauan kesehatan untuk mendukung deteksi dini stunting dan malanutrisi pada siswa.
Koordinator Wilayah BGN Nabire Marsel Asyerem, di Nabire, Jumat, mengatakan fitur tersebut memungkinkan pencatatan dan pemantauan kondisi kesehatan siswa secara terintegrasi sebagai bagian dari penguatan tata kelola Program MBG berbasis data.
“Melalui aplikasi ini, kondisi kesehatan siswa dapat dipantau secara berkala sehingga potensi stunting maupun malanutrisi dapat dideteksi lebih awal dan menjadi dasar pengambilan langkah penanganan,” katanya.
Ia menjelaskan, SIAP MBG merupakan inovasi digital yang dirancang BGN Nabire untuk mendukung pelaksanaan MBG secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Selain pemantauan kesehatan siswa, aplikasi tersebut juga dilengkapi fitur monitoring real time pelaksanaan MBG, pelaporan terintegrasi, pengawasan distribusi pangan, pencatatan keuangan, hingga evaluasi kinerja SPPG berbasis data.
Menurutnya, sistem yang terintegrasi memungkinkan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat memperoleh informasi secara cepat mengenai perkembangan pelaksanaan program, jumlah penerima manfaat, kondisi operasional SPPG, serta berbagai indikator keberhasilan lainnya.
“Saat ini ada 14 SPPG yang beroperasi yang melayani sekolah-sekolah dan kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita) di Kabupaten Nabire,” ujarnya.
Aplikasi tersebut juga memuat data keterlibatan petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal dalam rantai pasok pangan Program MBG sehingga dapat membantu memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain itu, SIAP MBG juga memiliki fitur peringatan dini terhadap potensi kendala di lapangan, sistem absensi karyawan SPPG, serta pemantauan kendaraan distribusi makanan bergizi untuk memastikan layanan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Ia mengatakan pengembangan aplikasi tersebut menjadi bukti kontribusi generasi muda Papua dalam mendukung program strategis nasional melalui pemanfaatan teknologi digital.
“Dengan sistem yang terintegrasi, pelaksanaan Program MBG dapat dipantau lebih efektif sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa dan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap SIAP MBG dapat menjadi salah satu instrumen pendukung dalam meningkatkan kualitas tata kelola Program Makan Bergizi Gratis sekaligus membantu pemerintah mempercepat upaya penurunan angka stunting dan malanutrisi di Indonesia.
“Dari Nabire untuk Indonesia, inovasi ini diharapkan mampu mendukung lahirnya generasi yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas,” katanya.
Sumber, Antara









