Kenduri Seni Melayu Batam Raih Penghargaan di Hari Jadi Kepri ke-23

BATAMCLICK.COM: Kenduri Seni Melayu kembali menorehkan prestasi membanggakan bagi Kota Batam. Dalam peringatan Hari Jadi ke-23 Provinsi Kepulauan Riau yang berlangsung khidmat di Tanjungpinang, Rabu (24/09/2025), Batam menerima dua piagam penghargaan dari Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap konsistensi Kota Batam dalam menggelar Kenduri Seni Melayu (KSM), sebuah event tahunan yang tak hanya menampilkan kekayaan seni budaya Melayu, tetapi juga menjadi magnet pariwisata berbasis budaya.

Apresiasi Gubernur untuk Daerah

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan penghargaan dengan penuh kebanggaan. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya simbol, melainkan bentuk pengakuan nyata terhadap kerja keras pemerintah daerah bersama masyarakat.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, tetapi pengakuan atas kerja nyata pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Kepri. Inilah contoh sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kepri yang berdaya saing,” ungkap Ansar Ahmad.

Batam Siap Terus Berinovasi

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, yang hadir mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyampaikan rasa syukur sekaligus komitmen untuk terus mengembangkan event budaya ini.

“Kami bersyukur atas penghargaan ini. Kenduri Seni Melayu bukan hanya panggung seni, tetapi juga ruang silaturahmi budaya yang memperkuat jati diri Melayu. Kami akan terus berinovasi agar Batam menjadi destinasi unggulan berbasis budaya di Indonesia,” ujar Ardiwinata dengan penuh semangat.

Ikon Budaya yang Mendunia

Kenduri Seni Melayu telah berkembang menjadi ikon budaya tahunan yang rutin menarik wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia. Bahkan, event ini telah masuk dalam 110 Kalender Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, yang menjadikannya sebagai salah satu event nasional unggulan.

Dengan penghargaan ini, Kenduri Seni Melayu sekali lagi membuktikan dirinya bukan hanya milik Batam, tetapi juga warisan budaya Melayu yang mampu memperkuat identitas Kepri di mata dunia.