Bantuan Sosial Pemprov Kepri untuk Warga Lingga, Dari Nelayan hingga Tokoh Agama

Bantuan Sosial Pemprov Kepri disalurkan untuk masyarakat Lingga, mencakup nelayan, petani, mahasiswa, guru, hingga tokoh agama. Program ini wujud nyata komitmen pembangunan inklusif.
Bantuan Sosial Pemprov Kepri disalurkan untuk masyarakat Lingga, mencakup nelayan, petani, mahasiswa, guru, hingga tokoh agama. Program ini wujud nyata komitmen pembangunan inklusif.

Pemprov Kepri Hadir di Tengah Masyarakat

Program Bantuan Sosial Pemprov Kepri kembali menyentuh masyarakat Kabupaten Lingga. Dalam kunjungan kerjanya, Senin (8/9), Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyalurkan berbagai bentuk bantuan yang meliputi sektor sosial, pendidikan, pertanian, kelautan dan perikanan, hingga keagamaan.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Semoga dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lingga,” ujar Ansar.

Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan bukti nyata hadirnya pemerintah. Ia ingin memastikan semua elemen, mulai dari nelayan, petani, guru, mahasiswa, hingga tokoh agama, benar-benar merasakan manfaat pembangunan.

Komitmen Pembangunan Inklusif

Ansar menegaskan bahwa Pemprov Kepri berkomitmen menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Baik di bidang pendidikan, sosial, maupun keagamaan, semuanya diarahkan agar pembangunan berjalan inklusif.

“Kita ingin pembangunan di Kepri tidak meninggalkan siapa pun, termasuk masyarakat di Lingga. Semua harus mendapat manfaatnya,” tegasnya.

Rincian Bantuan Sosial Pemprov Kepri

Berbagai bentuk bantuan yang disalurkan kepada masyarakat Lingga antara lain:

  • Dinas Sosial Kepri menyalurkan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 26 penerima, masing-masing senilai Rp2,5 juta.
  • Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri memberikan bantuan BPJS Ketenagakerjaan bagi 10.247 nelayan dengan total anggaran Rp2,065 miliar, serta klaim BPJS untuk 41 orang dengan nilai Rp1,610 miliar.
  • Dinas KP2KH Kepri menyalurkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 822 petani dengan anggaran Rp165,7 juta.
  • Biro Kesra Setda Kepri menyalurkan beasiswa tahun 2025 sebesar Rp181,5 juta untuk 72 mahasiswa di Lingga, mulai dari jenjang DIII hingga S2.
  • Bantuan insentif guru PAUD, TK, dan RA senilai Rp178 juta untuk 356 penerima.
  • Bantuan insentif keagamaan sebesar Rp457,5 juta untuk 915 penerima, terdiri dari guru pendidikan nonformal, penyuluh agama non-PNS, hingga pemuka agama.
  • Bantuan rumah ibadah total Rp2,41 miliar untuk 33 penerima. Di antaranya, Masjid Nurul Iman Kampung Jagoh Besar mendapat Rp50 juta, dan Masjid At-Taqwa Kelurahan Batu Berdaun menerima Rp40 juta.

Menyentuh Semua Kalangan

Dengan beragam bantuan yang disalurkan, Pemprov Kepri berharap masyarakat Lingga bisa merasakan dampak langsung pembangunan. Mulai dari anak-anak sekolah yang terbantu dengan beasiswa, para guru yang mendapat insentif, hingga nelayan dan petani yang terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Semua ini adalah langkah nyata agar masyarakat Kepri lebih sejahtera, berdaya, dan semakin optimistis menyongsong masa depan,” pungkas Ansar.