BATAMCLICK.COM: Bejo Jahe Merah kembali hadir menghangatkan momen istimewa bangsa. Setiap 17 Agustus, rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan dengan penuh suka cita. Tahun ini, di usia ke-80 kemerdekaan, tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” menggema di seluruh penjuru negeri. Jalanan, gedung, dan halaman rumah berselimut merah putih, sementara media sosial riuh membagikan semangat persatuan.
Mengibarkan Merah Putih, Menggaungkan Kebanggaan
Sebagai jenama herbal asli Indonesia dengan kemasan merah putih, Bejo Jahe Merah tak ingin hanya menjadi penonton. Rindu Melati Siregar, Group Brand Manager Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, menegaskan bahwa Bejo Jahe Merah ingin ikut merayakan momen ini bersama masyarakat melalui kampanye #PamerIndonesia.
Tak hanya sekadar ucapan, komitmen itu hadir nyata. Dalam suasana kemerdekaan, Bejo Jahe Merah ikut mengibarkan bendera bersama Urrofi, seorang traveler content creator yang menjelajah Overland Borneo sejak Juli hingga Agustus. Perjalanan ini menjadi bagian dari misi mengungkap keindahan tersembunyi Indonesia kepada dunia.
Lomba dan Tawa yang Menyatukan Generasi
Bersama para content creator seperti Jeremy Owen, Juwita Situmorang, Bang Ijal, dan We The Sibs, Bejo Jahe Merah mengajak masyarakat merayakan kemerdekaan dengan lomba-lomba khas 17 Agustus. Lomba makan kerupuk, balap karung, hingga panjat pinang kembali mempersatukan anak-anak dan orang dewasa dalam tawa dan semangat kompetisi yang sehat.
“Bejo Jahe Merah selalu menemani masyarakat, baik saat tubuh kurang fit maupun ketika gembira mengikuti lomba. Karena itu, kami mendukung 1.000 titik perlombaan di berbagai lingkungan,” kata Rindu. “Momen ini menjadi ajang untuk #PamerIndonesia dan menunjukkan kebanggaan #AkuMerahPutih.”
Bernostalgia Lewat Permainan Rakyat
Di salah satu titik acara, Bejo Jahe Merah berkolaborasi dengan Komunitas Bermain, sebuah wadah untuk bernostalgia lewat permainan tradisional. Anggotanya, yang akrab disebut “Sobat Temenin”, memanfaatkan momen 17 Agustus untuk bermain tanpa memandang usia, ditemani kehangatan Bejo Jahe Merah agar tetap bugar.
Akihiko Akira atau Kiko, Founder Komunitas Bermain, menyebut perayaan ini layaknya pesta rakyat terbesar di Indonesia. “Lomba makan kerupuk, balap karung, hingga panjat pinang selalu seru dan penuh partisipasi. Ini sudah menjadi budaya turun-temurun yang harus terus kita lestarikan,” ujarnya.
Merayakan Keberagaman, Menghangatkan Persatuan
Bulan Agustus selalu menjadi bulan spesial, saat seluruh bangsa merayakan keberagaman yang disatukan oleh gotong royong. Dalam momen ini, ia juga hadir melalui Anti Angin Angin Club, menjaga stamina masyarakat yang meramaikan berbagai lomba di pelosok negeri.
“Merayakan kemerdekaan Indonesia berarti merayakan keberagaman. Kami bangga bisa menjadi bagian dari masyarakat, melestarikan budaya, dan menghidupkan kembali permainan tradisional,” tutup Rindu.
Dari lomba sederhana di halaman desa, hingga ekspedisi menjelajahi alam Borneo, Bejo Jahe Merah membuktikan bahwa kemerdekaan bukan hanya dirayakan, tetapi juga dijaga, dipelihara, dan dihangatkan—selamanya.








