Pemerintah Evakuasi Warga Tanjungpinang dari Iran, Mahasiswa Asal Kepri Akhirnya Pulang ke Tanah Air

Pemerintah Evakuasi Warga Tanjungpinang dari Iran

Pemerintah evakuasi warga Tanjungpinang dari Iran. Muhammad Taqi Askari, mahasiswa asal Kepri, berhasil dipulangkan dengan selamat usai konflik Iran memanas. Pemprov Kepri fasilitasi penuh proses pemulangan.

Pemprov Kepri melalui Badan Penghubung jemput langsung Muhammad Taqi Askari di Bandara Soekarno-Hatta usai evakuasi dari konflik Iran

Pemerintah evakuasi warga Tanjungpinang dari Iran di tengah situasi geopolitik yang kian memanas. Seorang mahasiswa asal Kepulauan Riau, Muhammad Taqi Askari, akhirnya menginjakkan kaki kembali di tanah air setelah melalui proses evakuasi dari Iran. Pemerintah Indonesia melakukan evakuasi tersebut usai kondisi di Iran semakin memanas..

Muhammad merupakan satu dari ratusan WNI yang berhasil pulang lewat upaya intensif Kementerian Luar Negeri RI sejak konflik Iran dan Israel kembali memanas. Ia menempuh pendidikan di Iran sebelum akhirnya ikut dalam gelombang evakuasi besar-besaran pada akhir Juni 2025.

“Kami menjemput langsung Muhammad Taqi Askari di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis malam (26/6),” ujar Kepala Badan Penghubung Kepri, Endrie Satrio, saat dikonfirmasi dari Jakarta.

Endrie tidak sendiri. Tony Wibawa, Kasubdit di Luar Kawasan Asia dan Timur Tengah Kemenlu RI, serta Sub-Koordinator Pelayanan dan Protokol dari Badan Penghubung Kepri mendampinya. Mereka menunggu kedatangan Taqi yang menumpang pesawat QR956 dari Doha, Qatar.

“Sesuai arahan Gubernur Kepri Ansar Ahmad, kami memastikan Taqi dijemput, didampingi, dan difasilitasi sepenuhnya selama berada di Jakarta,” jelas Endrie.

Sesaat setelah tiba, Taqi langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan pendampingan sebelum akhirnya pemerintah memulangkannya Tanjungpinang. Kondisinya sehat dan selamat, meski sempat mengalami situasi genting di Iran.

Berdasarkan data dari Kementerian Luar Negeri, Muhammad Taqi Askari termasuk dalam rombongan 98 WNI/PMI dari Iran dan 16 WNI/PMI dari Yaman dan pemerintah berhasil mengevakuasinya. Proses evakuasi berlangsung secara bertahap sejak 24 Juni 2025 melalui lebih dari sepuluh penerbangan evakuasi.

“Kami bersyukur atas kelancaran pemulangan ini. Situasi di Iran memang tidak menentu, dan kami bersinergi dengan semua pihak agar warga Kepri bisa kembali dengan selamat,” ucap Endrie.

Kepulangan Taqi menjadi pengingat bahwa keamanan dan keselamatan WNI di luar negeri tetap menjadi prioritas negara. Bagi keluarganya di Tanjungpinang, kepulangan ini tentu menjadi hadiah tak ternilai di tengah kekhawatiran yang menyelimuti.

Sumber: Antara