Gubernur Ansar minta Kadin Kepri jadi penggerak dunia usaha

Batamclick.com,
Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meminta pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2026-2031 menjadi penggerak dunia usaha dari kalangan pengusaha besar hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kepengurusan yang baru ini diharapkan mampu menjadi wadah yang inklusif, adaptif, serta mampu menerjemahkan peluang investasi menjadi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Ansar saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus KADIN Provinsi Kepri Masa Bakti 2026–2031 di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Kota Tanjungpinang, Selasa.

Menurut Ansar, Kepulauan Riau memiliki posisi strategis dalam peta ekonomi nasional dan internasional karena berbatasan langsung dengan sejumlah negara ASEAN serta berada di jalur perdagangan internasional.

Kondisi tersebut didukung keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (FTZ), kawasan industri, serta pusat pengembangan ekonomi digital yang terus berkembang.

“Harapan kami, Kadin Kepri mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan berbagai peluang tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ansar juga memaparkan sejumlah indikator ekonomi daerah yang menunjukkan tren positif. Pada triwulan I 2026, ekonomi Kepulauan Riau tumbuh 7,04 persen secara tahunan, tertinggi di Sumatera dan masuk lima besar nasional.

Selain itu, realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp64,67 triliun atau meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari-April 2026 tumbuh 12,93 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Momentum pengukuhan pengurus Kadin Kepri ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berdaya saing, dan berorientasi global,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kepri periode 2026-2031 Mustava menyatakan komitmennya menjadikan KADIN sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berdaya saing global melalui penguatan sektor industri kemaritiman dan investasi berkelanjutan.

Menurut Mustava, Kepulauan Riau merupakan salah satu kawasan industri strategis nasional yang didukung status FTZ Batam, Bintan, dan Karimun sehingga perlu dikelola secara profesional untuk meningkatkan investasi.

“KADIN sebagai mitra pemerintah daerah ikut memastikan iklim investasi yang kondusif, kepastian hukum, dan kemudahan berusaha di kawasan FTZ,” katanya.

Selain itu, KADIN Kepri akan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah perbatasan seperti Natuna dan Kepulauan Anambas melalui pengembangan sektor kemaritiman, perikanan, logistik laut, dan pariwisata bahari.

Mustava menegaskan KADIN tidak dapat bekerja sendiri dalam membangun perekonomian daerah sehingga diperlukan kolaborasi dengan pemerintah daerah, BP Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan pemangku kepentingan lainnya.

“Mari kita bersatu dan bergerak, menjadikan Kadin organisasi yang solid, relevan dan motor penggerak ekonomi daerah menuju daya saing global,” kata Mustava.

Pengukuhan Dewan Pengurus Kadin Kepri masa bakti 2026-2031 dilakukan oleh Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Novyan Bakrie.

Sumber, Antara