Apresiasi untuk Tenaga Kesehatan di Ujung Negeri
Pemerintah Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, resmi memberikan tunjangan tambahan untuk nakes yang bertugas jauh dari pusat pemerintahan maupun di pulau-pulau kecil. Kebijakan ini lahir sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap dedikasi para tenaga kesehatan yang setiap hari berjuang melayani masyarakat di pelosok.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, menjelaskan bahwa Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN di bawah Dinkes dihitung berdasarkan zonasi. Artinya, semakin jauh jarak tempat kerja dari Kantor Bupati Natuna, semakin besar tambahan insentif yang diterima.
“Meskipun tidak terlalu besar, nakes yang bertugas jauh tetap mendapatkan tambahan insentif antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu lebih banyak dibandingkan yang bertugas di Ranai, ibu kota kabupaten,” jelas Hikmat di Natuna, Sabtu.
Tantangan di Lapangan
Namun, di balik apresiasi itu, Hikmat tidak menutup mata terhadap berbagai tantangan. Ia mengakui masih ada tenaga kesehatan, khususnya di puskesmas pembantu (pustu), yang belum bekerja sepenuh hati bahkan meninggalkan lokasi kerja.
Menurutnya, salah satu penyebabnya adalah kondisi bangunan pustu yang kurang layak. Banyak fasilitas mengalami kerusakan, seperti kebocoran atap, sehingga membuat petugas enggan menetap.
“Akibatnya, pada akhir pekan petugas sering meninggalkan tempat. Mereka yang bertugas di pulau biasanya pulang ke kampung halaman, sementara yang dekat dengan keluarga lebih memilih kembali ke rumah masing-masing,” ungkapnya.
Komitmen Perbaikan Bertahap
Meski dihadapkan pada keterbatasan, Pemkab Natuna berkomitmen memperbaiki sarana dan prasarana kesehatan secara bertahap. Tujuannya sederhana: menciptakan lingkungan kerja yang nyaman agar tenaga kesehatan dapat fokus menjalankan tugas mulia mereka.
“Petugas di pustu yang tidak bekerja maksimal tetap akan kami evaluasi. Kami juga akan menanyakan kembali komitmen mereka. Bagaimanapun, tanggung jawab sebagai tenaga kesehatan harus dijalankan di mana pun mereka ditempatkan,” tegas Hikmat.
Harapan untuk Layanan Lebih Baik
Dengan adanya tunjangan tambahan serta rencana perbaikan infrastruktur kesehatan, Pemkab Natuna berharap pelayanan kesehatan di pulau-pulau terpencil semakin membaik. Tenaga kesehatan bukan hanya ujung tombak layanan medis, tetapi juga simbol kehadiran negara bagi masyarakat di daerah terluar.









