BMKG imbau masyarakat Kepri tak membakar lahan selama musim kemarau

Batamclick.com,
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengimbau masyarakat di wilayah Kepulauan Riau tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar atau membakar sampah di lahan kering selama musim kemarau.

Imbauan ini disampaikan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah kepulauan tersebut selama musim kemarau yang mulai berlangsung sejak awal tahun ini.

“Bagi warga yang melakukan pembukaan lahan, jangan melakukan pembakaran. Hal ini dapat memicu meluasnya kebakaran, karena saat ini tiupan angin cukup kencang,” kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam Ramlan Djambak di Batam, Jumat.

Ramlan menjelaskan saat ini wilayah Kepri memasuki musim panas atau kemarau. Namun, masih berpotensi terjadi hujan ringan yang bersifat lokal.

Menurut dia, untuk kejadian karhutla di Kepri tidak terlalu banyak, kecuali ada yang membakar lahan pada saat memasuki musim kemarau.

Kebakaran lahan berpotensi meluas, karena faktor angin di wilayah Kepri yang saat ini memasuki musim angin Muson Barat.

“Masih angin Muson Barat atau kalau di Kepri disebutnya angin utara, kecepatannya bisa 10 sampai 25 knots,” ujarnya.

Di Kota Batam dalam sepekan ini terjadi dua kali kejadian kebakaran lahan. Kejadian pertama kebakaran semak belukar di sepanjang Jalan TPU Sambau, Kecamatan Nongsa pada Rabu (21/1) siang. Luas area terbakar sepanjang jalan 120 meter.

Peristiwa kebakaran kedua terjadi Kamis (22/1) pukul 17.45 WIB di timur landasan dan berdekatan dengan pagar parimeter Bandara Hang Nadim Batam.

Lokasi kebakaran ini dikhawatirkan mengganggu penerbangan, karena berjarak 100 meter dari pagar parimeter Bandara Hang Nadim Batam.

Lokasi kebakaran sulit diakses, ditambah pengaruh angin, kebakaran lahan baru bisa dipadamkan pukul 21.30 WIB dengan luas area yang terbakar kurang lebih 0,5 hektare.

Penyebab kebakaran masih diinvestigasi oleh pihak keamanan Bandara Hang Nadim Batam.

Kebakaran lahan kosong juga terjadi di Kabupaten Bintan pada Senin (19/1) di dua lokasi sekaligus, yakni di Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan seluas 1,5 hektare dan Kecamatan Bintan Utara seluas seperempat hektar.

Pada hari yang sama, kebakaran lahan juga terjadi di Kabupaten Natuna di wilayah Padang Hangus dan Mahligai. Luas area yang terbakar lebih kurang empat hektare di Padang Hangus dan lima hektare di Mahligai.

 
Sumber, Antara