Batam Bersih, Kerja Cepat Satgas Angkut 21 Ton Sampah

Batam Bersih ditangani melalui Satgas Penanganan Sampah. Di Sagulung, 21 ton sampah ilegal berhasil diangkut dalam satu hari lewat aksi terpadu 110 personel gabungan.
Batam Bersih ditangani melalui Satgas Penanganan Sampah. Di Sagulung, 21 ton sampah ilegal berhasil diangkut dalam satu hari lewat aksi terpadu 110 personel gabungan.

Aksi Terpadu Atasi Darurat Sampah

Batam Bersih menjadi tujuan serius. Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra membentuk Satuan Tugas Penanganan Sampah. Sejak terbentuk, tim ini langsung bergerak melibatkan perangkat daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat dari tingkat kelurahan hingga RT/RW.

Di Kecamatan Sagulung, Satgas Darurat Sampah menjadi tim yang bergerak paling cepat. Tujuh perangkat daerah dan unit kerja bergerak untuk mendukung operasi pembersihan. Antara lain Dinas Komunikasi dan Informasi, DLH, BMSDA, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Bagian Kerja Sama, serta Bagian Hukum, termasuk pasukan kecamatan dan kelurahan.

110 Personel Bersihkan Tiga TPS Ilegal

Sebanyak 110 personel gabungan turun membersihkan tiga titik TPS ilegal: Marcopolo Dapur 12, sekitar Masjid Aminah, dan Griya Batuaji Asri. Gotong royong yang berlangsung sejak pagi berhasil mengangkut 21 ton sampah rumah tangga.

Kepala Dinas Kominfo Batam, Rudi Panjaitan, menjelaskan bahwa kerja mereka mengikuti arahan Koordinator Penanganan Darurat Sampah, Yusfa Hendri. Ia menekankan bahwa langkah cepat dan kolaboratif menjadi faktor utama keberhasilan operasi ini sehingga mencapai tujuan Batam Bersih.

“Dengan sinergi seluruh unsur, hari ini kita berhasil mengangkut sekitar 21 ton sampah dari tiga titik TPS ilegal,” kata Rudi.

Rudi juga menegaskan bahwa penanganan bertahap dan berkelanjutan sampai seluruh titik di wilayah Sagulung kembali tertata. Ia mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam mengelola sampah rumah tangga dan ikut mencegah munculnya TPS ilegal baru.