Layanan Disduk Capil Batam Dapat Pujian Kemendagri

BATAMCLICK.COM: Kinerja gemilang Disduk Capil Batam kembali mencuri perhatian pemerintah pusat. Inovasi layanan yang dikembangkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kota Batam, Yusfa Hendri, membuat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) datang langsung untuk melihat dari dekat.

Selasa siang (21/10/2025), Muhammad Nuh Al Azhar, Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dari Ditjen Dukcapil Kemendagri, menyambangi kantor Disduk Capil Batam di Sekupang. Kehadirannya disambut langsung oleh Yusfa Hendri bersama jajaran pegawai.

Tanpa basa-basi, Nuh langsung meninjau ruang layanan dan berbincang dengan warga yang sedang mengurus dokumen. Ia ingin memastikan pelayanan benar-benar berjalan cepat dan bebas pungutan liar.

“Bagaimana pelayanannya?” tanya Nuh kepada seorang warga.
“Alhamdulillah, lancar semua, Pak. Cepat,” jawabnya dengan senyum lega.
“Dimintai uang enggak?” lanjut Nuh.
“Tidak, Pak. Alhamdulillah,” balas warga itu mantap.

Tak jauh dari sana, seorang ibu bernama Syahnan Parapat yang tengah mengurus akta kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA) juga menuturkan pengalamannya. “Alhamdulillah, saya senang sekali, Pak. Semua selesai kurang dari satu jam,” katanya sambil tersenyum.

Melihat langsung respons positif masyarakat, Nuh pun memberikan apresiasi. “Alhamdulillah, Disduk Capil Batam bagus. Tumbuh kembangnya cepat sekali. Pak Yusfa luar biasa inovasinya,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Nuh menyerahkan blanko KTP tambahan untuk masyarakat Batam, yang diserahkan langsung kepada Yusfa Hendri.

Inovasi Digital Disduk Capil Batam

Dalam kesempatan itu, Yusfa memaparkan perkembangan terkini layanan administrasi kependudukan di Batam. Ia menyebut, hingga semester pertama tahun 2025, jumlah penduduk Batam mencapai 1.365.266 jiwa, dengan 972.603 jiwa wajib KTP. Dari jumlah itu, 952.690 jiwa sudah melakukan perekaman, sementara sisanya 19.913 jiwa masih belum.

Untuk memberikan pelayanan yang cepat dan mudah, Disduk Capil Batam kini menghadirkan layanan daring bernama LAKSE (Layanan Administrasi Kependudukan Secara Elektronik). Melalui platform ini, masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen penting seperti KTP dan KK (rusak/hilang), KIA, surat pindah, akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan, hingga akta perceraian tanpa harus datang ke kantor.

Selain LAKSE, berbagai inovasi lain juga digulirkan, antara lain:

Perakit (Perekaman Orang Sakit) – pelayanan perekaman data kependudukan bagi warga yang sedang sakit.

Jeramba (Jemput Rekaman Anak Muda Batam) – program perekaman data bagi remaja secara jemput bola.

Lade Katam (Pelayanan Barcode Dukcapil Batam) – sistem pendaftaran layanan menggunakan QR Code untuk mempermudah proses administrasi.

Pelanduk (Pelayanan Administrasi Kependudukan di Kecamatan) – menyediakan delapan jenis layanan di setiap kecamatan, mulai dari penerbitan KK baru, pergantian kepala keluarga, perubahan data, hingga pencatatan akta kematian.

Tujuan Inovasi: Cepat, Transparan, dan Bebas Pungli

Yusfa menjelaskan bahwa seluruh inovasi ini bertujuan mempermudah masyarakat mengakses layanan Disduk Capil secara cepat dan efisien.

“Selain mempercepat proses administrasi, inovasi ini juga kami desain untuk meningkatkan transparansi, mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mengurangi antrean tatap muka. Masyarakat kini bisa memilih layanan secara mandiri melalui smartphone dan email,” ujar Yusfa.

Dengan sistem pelayanan digital dan terintegrasi ini, Disduk Capil Batam terus membuktikan komitmennya untuk memberikan layanan publik yang mudah, cepat, dan transparan, sesuai semangat reformasi birokrasi yang digaungkan pemerintah pusat.(kyy)