Kementan beri bantuan 38.500 bibit kelapa untuk petani Natuna

Batamclick.com,
Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan bantuan bibit kelapa dalam sebanyak 38.500 pohon bagi 497 petani untuk ditanam di lahan seluas 350 hektare di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

“Kami usulkan pengembangan kelapa dalam pada lahan 500 hektare ke Kementan dan disetujui secara bertahap, hingga terakhir disetujui 350 hektare dengan bantuan bibit 38.500 bibit,” ucap Bupati Natuna Cen Sui Lan di Natuna, Sabtu.

Ia mengatakan, saat ini para petani tengah mendapatkan edukasi dari perwakilan Kementan mengenai teknik budidaya, mulai dari persiapan lahan, lubang tanam, proses penanaman, hingga perawatan tanaman.

Kegiatan pendampingan tersebut berlangsung, Sabtu sore di Gedung Sri Serindit, Kabupaten Natuna, sebagai upaya meningkatkan pemahaman petani agar bantuan bibit yang diberikan dapat dikembangkan secara optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna Wan Syazali mengatakan para petani yang mendapat bantuan tersebut tergabung dalam 34 kelompok tani.

Menurut dia, selain bibit petani juga menerima pupuk hingga dana untuk membiaya persiapan dan pengolahan lahan serta penanaman.

“Bibit berasal dari kelapa lokal unggul dibuktikan dengan sertifikat hasil sertifikasi lembaga resmi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, bantuan bibit kelapa dalam itu akan disalurkan pada Oktober 2026 dan bantuan itu bagian dari program bantuan peremajaan dan perluasan perkebunan kelapa.

Untuk perluasan kata dia, terdapat di wilayah Kecamatan Bunguran Tengah dan Kecamatan Bunguran Batubi, sedangkan kegiatan peremajaan berada di Kecamatan Bunguran Timur, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kecamatan Bunguran Selatan dan Kecamatan Bunguran Utara.

Ia menyebut di Kepri terdapat empat kabupaten yang menerima bantuan serupa. Namun, Natuna merupakan daerah penerima bantuan terbanyak.

“Keberhasilan program hilirisasi kelapa bergantung pada tahap awal penanaman. Oleh karena itu, bimbingan ini bisa diikuti dengan baik, terutama memahami teknik pembuatan lubang tanam dan penggunaan pupuk yang tepat agar bibit kelapa dapat tumbuh optimal serta menghasilkan produksi maksimal,” katanya.

Sumber, Antara