TMMD Kodim Batam Hadirkan Harapan Baru
TMMD Kodim Batam kembali menorehkan kisah kebersamaan yang mengharukan. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bertindak sebagai inspektur upacara pada penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Tahun Anggaran 2025 Kodim 0316/Batam yang berlangsung di Lapangan Kavling Sambau IV, Kelurahan Sambau, Kamis (21/8/2025).
Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Dengan semangat TMMD mewujudkan pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional di wilayah”. Melalui tema tersebut, tergambar tekad bersama untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya merata tetapi juga berkelanjutan.
Lebih dari Sekadar Pembangunan Fisik

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Batam membacakan amanat Pangdam I/Bukit Barisan. Ia menegaskan bahwa TMMD bukan hanya membangun jalan atau infrastruktur semata, melainkan juga memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Kebersamaan itu, menurutnya, merupakan kekuatan besar yang menyiapkan bangsa menghadapi tantangan masa kini maupun masa depan.
“TMMD bukan hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga memiliki makna penting dalam memantapkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Hal ini menjadi upaya menyiapkan ruang, alat, dan kondisi juang yang tangguh,” ucap Amsakar saat membacakan amanat tersebut.
Gotong Royong yang Menghasilkan Bukti Nyata

Selama satu bulan penuh, Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja bahu-membahu dengan tulus dan penuh semangat gotong royong. Wali Kota Batam menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi yang diberikan, karena semua hasil pembangunan hanya bisa terwujud berkat kerja sama tersebut.
“Hasil yang dicapai melalui TMMD ini adalah bukti nyata kerja sama dan pengabdian bersama. Saya berharap hasil pembangunan tersebut dapat dipelihara, dijaga, dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Sinergi untuk Masa Depan

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kolaborasi itu, lahir kekuatan kolektif yang mampu menjawab tantangan pembangunan maupun persoalan sosial di masa depan.
Penutupan TMMD semakin bermakna ketika rangkaian acara dilengkapi dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar serta peninjauan hasil pembangunan. Suasana penuh keakraban itu semakin menegaskan makna TMMD: gotong royong, persatuan, dan pengabdian demi kesejahteraan rakyat.










