Hendrik Sumbang 10 Ekor Hewan Kurban

Batamclick.com, Batam – Anggota DPRD Batam dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Batam, Hendrik, menebar 10 ekor kambing kurban pada momentum Idul Adha 1442 Hijriah/2021.

Guna memastikan 10 kambing sampai di tempat penerima kurban, Ketua PAC PKB Sekupang ini turun langsung menyerahkan hewan kurbannya secara simbolis kepada ketua panitia kurban di wilayah kecamatan Sekupang, Kota Batam, Senin (18/7/2021), sehari jelang penyembelihan.

Hendrik mengungkapkan bahwa 10 ekor kambing tersebut sengaja disumbangkan untuk warga masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Sekupang.

“Ini merupakan partisipasi dari saya pribadi untuk berbagi dengan saudara-saudari Muslim yang merayakan Idul Adha,” ungkapnya disela-sela penyerahan hewan kurban.

BACA JUGA:   BP Batam Terima Kunjungan Kerja DPRD Komisi II Kota Pematangsiantar Pelajari Pengelolaan Air di Batam

Menurut dia, sebanyak 10 ekor kambing kurban ini akan disalurkan kepada beberapa masjid dan mushola yang ada di wilayah kecamatan sekupang.

Di tengah situasi kondisi krisis ini, kepedulian dan gotong-royong membantu sesama dan korban pandemi Covid-19 sangatlah penting.

Satu Kambing Dikhususkan Buat Almarhum Jefri Simanjuntak.

Dari 10 kambing kurban yang disumbangkan tersebut, ungkap Hendrik, satu diantaranya dikhususkan pahalanya untuk mantan Ketua DPC PKB Batam, Almarhum Jefri Simanjuntak.

Satu kambing tersebut sebagai wujud penghormatan dan juga tanda terima kasih kepada pendahulun yang sudah berjuang sekuat tenaga membesarkan PKB di Kota Batam.

BACA JUGA:   BP Batam Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua Bagi Pegawai

“Ini sebagai wujud penghormatan dan terima kasih saya secara pribadi kepada pak Jef (demikian ia biasanya menyapa pak Jefri Simanjuntak) mudah-mudahan perjuangannya jadi inspirasi kami,” ungkapnya.

Terakhir, ia mengingatkan agar pelaksanaan kurban miliknya dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, tidak menimbulkan kerumunan massa.

“Kita tidak ingin terjadi korban baru karena pandemi Covid-19 belum sirna dari Indonesia,” tutur Hendrik.