Batamclick.com,
Anggota DPR RI Moreno Soeprapto menegaskan pemerintah sama sekali tidak anti terhadap kritik yang disampaikan masyarakat, khususnya menyangkut program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ditemui seusai menghadiri Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan MBG Malang Raya di Alun-Alun Tugu, Balai Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu, Moreno mengatakan pemerintah sesungguhnya terus mengakomodasi dan menjawab seluruh kritik dengan melakukan perbaikan tata kelola kelembagaan Badan Gizi Nasional (BGN) hingga proses pelaksanaan program di lapangan.
“Pemerintah melakukan evaluasi, itu baik dan buktinya kemarin sudah ada tindakan. Pemerintah tidak anti terhadap kritik dari masyarakat,” kata Moreno.
Menurutnya, kritik merupakan sebuah kewajaran, tetapi penyampaiannya tidak boleh sampai mengumbar kebencian yang bisa menimbulkan dampak terhadap keutuhan bangsa.
Masyarakat diajak membantu DPR RI dan pemerintah untuk bersama-sama mengawal keberlangsungan program strategis tersebut sehingga pelaksanaannya berjalan semakin baik ke depan.
“Kita mau menuju Indonesia Emas, makanya perlu mempersiapkan generasi penerus. Kalau seandainya sudah diajarkan menghujat dan dibiasakan membenci, itu tentunya tidak baik,” ucapnya.
Pada kesempatan itu, ia mengatakan secara keseluruhan, penyelenggaraan MBG memiliki konsep yang bagus. Selain memenuhi kebutuhan asupan gizi anak-anak, program tersebut juga memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Anggota DPR asal Daerah Pemilihan (Dapil) Malang Raya itu mengemukakan dari beberapa pengalamannya ketika datang, baik ke Kota Malang, Kota Batu, maupun Kabupaten Malang, peternak maupun petani sama-sama memberikan tanggap positif terhadap program MBG.
“Mereka mendapatkan demand pasar dari situ penghasilannya bisa lebih,” ucapnya.
Sementara itu, Moreno menyampaikan apel akbar murni merupakan kegiatan organik dari masyarakat yang memiliki pandangan tentang kebermanfaatan program MBG.
“Menurut saya ini bukan aksi tandingan, ini spontanitas dari masyarakat Malang Raya,” tuturnya.
Pelaksanaan Apel Akbar dan Senam Bersama Simpatisan MBG Malang Raya diikuti ribuan massa aksi. Mereka sudah memadati kawasan Alun-Alun Tugu sejak sekitar pukul 06.30 WIB.
Acara itu berjalan dengan terbit, peserta membubarkan diri sekitar pukul 10.50 WIB.
Sumber, Antara









