Presiden Jokowi Jalani Klarifikasi soal Ijazah, Jawab 22 Pertanyaan Penyidik Bareskrim

BATAMCLICK.COM, Jakarta: Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), menjalani klarifikasi selama satu jam di Gedung Bareskrim Polri terkait laporan soal ijazahnya. Dalam sesi tersebut, Jokowi dicecar 22 pertanyaan yang mencakup ijazah dari SD hingga universitas, termasuk skripsi dan aktivitasnya semasa mahasiswa.

Jokowi tiba di Bareskrim pada pukul 9.43 WIB dan menyelesaikan klarifikasi pada pukul 10.48 WIB, Selasa pagi. Selain memberikan keterangan, Jokowi juga mengambil kembali ijazahnya yang sebelumnya diserahkan ke Bareskrim untuk diperiksa.

“Hari ini saya mendapatkan undangan dari Bareskrim untuk memberikan keterangan atas aduan masyarakat, dan saya memenuhi undangan itu. Sekaligus saya mengambil ijazah yang beberapa waktu lalu diantarkan ke Bareskrim dan sudah saya ambil,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat (9/5), Jokowi melalui tim kuasa hukumnya telah menyerahkan ijazah asli SMA dan universitasnya kepada Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. Penyerahan tersebut dilakukan terkait aduan Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Eggi Sudjana, yang menduga ijazah S1 Jokowi palsu.

Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menjelaskan bahwa dokumen asli itu dibawa oleh Wahyudi Andrianto, adik ipar Jokowi, karena dokumen ini sangat sensitif. Selain Wahyudi, ajudan Jokowi, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah, juga hadir mendampingi di Bareskrim.

Penyerahan dokumen ini menunjukkan komitmen Jokowi dalam mendukung proses penyelidikan yang tengah berjalan di Bareskrim Polri.

Sumber: Antara
Editor: Novia Rizka