BATAM – Ketulusan kadang hadir dari tempat yang tak terduga. Seperti yang dilakukan PT Merah Putih Shipyard di Tanjung Uncang, Batam, yang memilih untuk mendahulukan nurani daripada kontrak saat sekelompok pekerja subkontraktor tak menerima upah mereka.
Cerita ini bermula dari keluhan para pekerja PT Sumber Riau Indonesia (SRI) yang terlibat dalam proyek pembangunan kapal di galangan PT Merah Putih Shipyard. Mereka sudah bekerja, namun upah tak kunjung dibayar. Ketika harapan nyaris padam—terlebih menjelang Hari Raya Idul Adha—secercah cahaya datang dari keputusan manajemen PT Merah Putih Shipyard.
Meski secara kontrak tidak memiliki kewajiban membayar, perusahaan ini memilih untuk menalangi gaji para pekerja yang semestinya menjadi tanggung jawab subkontraktor.
“Kami sangat mengapresiasi langkah luar biasa ini. Meski tidak memiliki tanggung jawab hukum, PT Merah Putih Shipyard tetap mengambil keputusan yang dilandasi hati nurani dan rasa kemanusiaan,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Dandis Rajagukguk, Kamis (12/6/2025).

Keputusan itu bukan datang begitu saja. Komisi IV sebelumnya telah menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Dinas Tenaga Kerja Batam, UPT Pengawas Tenaga Kerja Kepri, manajemen PT Merah Putih Shipyard, dan perwakilan pekerja. Sayangnya, perwakilan PT SRI tak hadir.
“Melihat kondisi para pekerja, kami meminta agar PT Merah Putih mengambil langkah khusus. Syukurlah, permintaan itu dijawab dengan kepedulian luar biasa,” ujar Dandis.
Dandis juga menegaskan bahwa langkah PT Merah Putih adalah teladan bagi dunia usaha, khususnya di industri galangan kapal Batam.
“Banyak perusahaan hanya mengejar untung, tapi PT Merah Putih menunjukkan bahwa bisnis bisa dijalankan dengan hati. Ini patut menjadi contoh,” katanya.
Ia pun mengingatkan seluruh perusahaan utama (main contractor) untuk lebih berhati-hati dalam memilih subkontraktor.
“Jangan hanya mengejar harga murah. Periksa juga rekam jejak dan tanggung jawab subkontraktor terhadap pekerjanya. Jangan sampai hal seperti ini terus terulang,” tegas Dandis.(kyy)








