Polsek KKP Batam Sidak Pangkalan Elpiji Terapung

BATAMCLICK.COM, Batam – Polsek Kawasan Pelabuhan Batam melakukan penyelidikan terhadap distribusi tabung gas bersubsidi elpiji 3 kg yang akan didistribusikan ke Pulau Belakangpadang melalui pelabuhan Rakyat Pak Amat, Sekupang, Batam.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Polsek KKP, polisi telah memeriksa tiga orang saksi dan mengamankan barang bukti diantaranya 760 tabung gas elpiji 3 Kg, lori (truk), kapal pancung beserta surat izin domisili usaha, surat izin pangkalan, dan surat penunjukan agen.

“ Setelah dilakukan pemeriksaan kemudian didapati bahwa surat izin domisili usaha serta surat izin penunjukan pangkalan ada terdaftar, namun sudah tidak berlaku sejak tahun 2015 atau sudah kadaluarsa,” ujar Kapolsek KKP, AKP Budi Hartono, Minggu (18/4/2021).

BACA JUGA:   Upacara Hari Bhayangkara Ke – 75 Tahun 2021 Di Polda Kepri

” Kita sudah melakukan kordinasi dari pihak Disperindag Kota Batam terkait penyaluran gas 3 kg yang akan dibawa ke Kecamatan Belakang Padang itu, serta mengkonfirmasi perizinan yang sudah tidak berlaku,” sambung Budi.

Lanjut Budi, Terkait izinnya pemilik yang sudah mati sejak 2015 itu dikenakan sanksi administratif, tidak ada unsur pidananya. Itu ranahnya di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam.

” Polsek KKP akan berkoordinasi dengan pihak PT. Pertamina di Kota Batam terkait kuota pendistribusian gas elpiji 3 kg bersubsidi ke setiap kecamatan Kota Batam untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan gas LPG 3kg di wilayah hukum Kota Batam,” terang Budi.

BACA JUGA:   Musik Malaykustik hibur Pawai Takbir yang kembali Digelar di Batam

Oleh karena itu, atas hasil koordinasi pihak terkait, tabung gas subsidi elpiji 3 kg yang kita amankan akan tetap dilanjutkan pendistribusiannya kepada masyarakat yang membutuhkan.

” Terkait penyelidikan, bersama Disperindag dan Pertamina akan tetap berlanjut untuk menghimbau pelaku usaha agar tertib administrasi dan teknis seperti pembaharuan perizinan, safety prosedur pada saat pendistribusian,” tutup Budi.